Puluhan Koperasi Langgar Aturan di Daerah

Kamis, 11 Agustus 2016 - 02:13 WIB
Puluhan Koperasi Langgar...
Puluhan Koperasi Langgar Aturan di Daerah
A A A
YOGYAKARTA - Sekitar 60 koperasi di Yogyakarta tidak aktif lagi, lantaran berbelit berbagai persoalan. Kendati telah terlilit masalah, koperasi-koperasi tersebut enggan melaporkan diri ke Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan Pertanian (Disperindagkoptan) setempat.

Kepala Bidang Koperasi Disperindagkoptan Yogyakarta Pranintyas mengungkapkan, selama ini memang tidak banyak koperasi yang telah kolaps melaporkan diri. Bahkan hingga mereka tidak aktif, koperasi-koperasi ini tidak melaporkan diri jika mereka sudah tidak aktif lagi. Padahal data tersebut sangat diperlukan oleh pemerintah karena bisa menjadi dasar pembinaan selanjutnya.

"Total di Kota Yogyakarta ada sekitar 556 koperasi. 10% nya tidak aktif," ungkapnya.

Dia menambahkan telah terus berupaya melakukan pendataan dan pembinaan terhadap koperasi yang ada di Yogyakarta dengan melakukan pemilahan koperasi-koperasi yang ada. Pemilahan ini menurutnya sangat penting untuk menentukan arah kebijakan selanjutnya terhadap koperasi-koperasi tersebut ke depannya.

Sementara Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) Yogyakarta Trisaktiyana mengakui, jika masih banyak permasalahan yang membelit koperasi saat ini. Permasalahan tersebut sebenarnya sudah ada sejak koperasi pertama kali dibentuk dengan tujuan sesaat seperti mendapatkan bantuan dari pemerintah.

Menurutnya, koperasi jenis ini adalah koperasi yang cacat sejak lahir. "Koperasi dibentuk untuk mensejahterakan anggotanya untuk jangka waktu yang cukup panjang. Oleh karena itu, Dinas akan mengevaluasi terhadap kinerja koperasi yang menyimpang. Jika kedapatan ada koperasi yang menyimpang, pihaknya tidak segan untuk menjatuhkan sanksi. Dinas akan melakukan evaluasi dan rehabilitasi untuk memperbaiki kinerjanya," tandasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Tranformasi Koperasi...
Tranformasi Koperasi untuk Generasi Muda
Anggota KSP Sejahtera...
Anggota KSP Sejahtera Bersama Minta Kemenkop Bantu Selesaikan Masalah
HUT ke-77 Harkopnas,...
HUT ke-77 Harkopnas, Momentum Persatuan Gerakan Koperasi
Masihkah Koperasi Dibutuhkan?
Masihkah Koperasi Dibutuhkan?
DDI Galbar Gagas Koperasi...
DDI Galbar Gagas Koperasi Berbasis Manajemen Madrasah
Transformasi Koperasi...
Transformasi Koperasi Digital 4.0 ala MMSI Fokus Sejahterakan Anggotanya
Berita Terkini
AFI Tawarkan Perlindungan...
AFI Tawarkan Perlindungan Jiwa Lintas Generasi Perkuat Ketahanan Finansial
3 jam yang lalu
Rusia Larang Ekspor...
Rusia Larang Ekspor Solar, Picu Kekhawatiran Baru di Pasar Energi Dunia
3 jam yang lalu
PNM Bawa Suara Jutaan...
PNM Bawa Suara Jutaan Pengusaha Ultra Mikro di Halal Expo Indonesia 2026
4 jam yang lalu
Sabet Dua Penghargaan,...
Sabet Dua Penghargaan, Great Eastern Life Bersinar di Ajang Insurance Asia Awards 2026
4 jam yang lalu
Aturan Baru Outsourcing...
Aturan Baru Outsourcing Masuk Tahap Finalisasi, Said Iqbal: Target Rampung Juli 2026
4 jam yang lalu
Industri Plastik Tertekan...
Industri Plastik Tertekan Impor Murah China, Pabrik Mulai Pangkas Jam Kerja
5 jam yang lalu
Infografis
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved