alexa snippet

Taksi Online Didesak Tak Beroperasi Sebelum Kantongi Izin

Taksi Online Didesak Tak Beroperasi Sebelum Kantongi Izin
Taksi Online Didesak Tak Beroperasi Sebelum Kantongi Izin
A+ A-
JAKARTA - Organisasi Angkutan Darat (Organda) mendesak taksi online untuk mengikuti ketentuan yang telah dibuat oleh regulator yakni Kementerian Perhubungan (Kemenhub). Menurutnya taksi online selama ini telah melanggar aturan dengan beroperasi lebih dulu sebelum mendapatkan izin secara resmi.

Sekjen DPP Organisasi Angkutan Darat (Organda) Ateng Aryono mengatakan, perbuatan nakal yang dilakukan taksi online itu menjadi persoalan dalam moda transportasi darat. Menurutnya jika saja mereka minta izin lebih dahulu maka tidak akan dipermasalahkan.

"Kita semua izin dulu sebelum jalan, diberi izin baru kita jalan. Ini yang jadi persoalan, (taksi) online jalan dulu baru berusaha minta izin. Kita oke-oke saja, welcome bagi mereka kalau minta izin dulu," ujarnya di Jakarta, Rabu (19/10/2016).

Lebih lanjut dia menerangkan, landasan hukum dalam moda transportasi darat sudah jelas diatur dalam Undang-undang (UU) No 22 Tahun 2009, Peraturan Menteri (PM) Perhubungan No 74 Tahun 2014 dan Nomor 32 Tahun 2016. Menurutnya dia, perusahaan taksi online harus memenuhi aturan ini jika mau bermain di angkutan umum taksi.

"Jadisebenarnya angkutan berbasis aplikasi online ada dua yang mesti diomongin. Satu platform dan dua angkutannya, kalau mau main di sini ikutin saja aturan," katanya.

Dia menegaskan, perusahaan taksi online tidak akan terkena masalah kalau semua peraturan tersebut sudah diikuti secara baik dan benar. Selain itu, juga harus memenuhi Standar Pelayanan Minimum (SPM) yang ditentukan terutama terkait trayek.

"Pedomannya sudah ada dan jelas. Kalau kita ngomongin UU angkutan umum, semuanya penuhi SPM dan tidak dalam trayek wajib izin angkut orang tidak dalam trayek," pungkas Ateng.



(akr)
dibaca 2.496x
loading gif
Top