alexa snippet

Akibat Rilis Palsu, Perusahaan Prancis Kehilangan Rp503 Triliun

Akibat Rilis Palsu, Perusahaan Prancis Kehilangan Rp503 Triliun
Saham Vinci, perusahaan Prancis tiba-tiba jatuh 35 miliar euro atau sekitar Rp503 triliun (hampir 20% dari total saham) akibat siaran pers (press release) palsu. Foto/Istimewa
A+ A-
PARIS - Saham perusahaan konstruksi Prancis, Vinci tiba-tiba jatuh 35 miliar euro atau sekitar Rp503 triliun (hampir 20% dari total saham) akibat siaran pers (press release) palsu. Rilis tersebut menyebutkan, bahwa pihak perusahaan telah memecat kepala keuangan (chief financial officer/CFO) dan perusahaan mengalami kerugian besar.

Dilansir dari Business Insider, Rabu (23/11/2016), siaran pers yang mengaku dari Vinci ini menyatakan bahwa CFO Christian Labeyrie telah dicopot dari jabatannya, dan perusahaan mengalami kerugian pada periode 2015 dan semester pertama tahun ini. Hal tersebut terjadi setelah audit internal menemukan telah terjadi penyimpangan akuntansi.

Rilis palsu itu juga mengatakan perusahaan telah memberitahu regulator keuangan Prancis, Autorité des Marchés Financiers. Kerugian bersih pada kedua periode tersebut total sebesar 3,5 miliar euro.

Mendengar siaran pers itu, spontan saham Vinci jatuh. Jika nyata hal ini akan menjadi masalah besar bagi perusahaan.

Hanya dalam waktu 24 menit, tim komunikasi Vinci langsung mengeluarkan pernyataan resmi. Mereka menyangkal semua isi rilis palsu tersebut.

"Siaran pers palsu diterbitkan hari ini di Bloomberg pada pukul 04.05 waktu setempat. Vinci membantah secara resmi semua informasi yang terdapat dalam siaran pers palsu ini dan akan menyelidiki serta melakukan tindakan hukum sebagai kelanjutan dari kasus ini," demikian pernyataan perusahaan di situs resminya.

"Vinci resmi menyangkal pemecatan Christian Labeyrie. Kami mengekspresikan kemarahan kita terhadap praktik-praktik tersebut dan menginformasikan bahwa kelompok dan Christian Labeyrie akan mengajukan keluhan terhadap orang-orang yang bertanggung jawab atas tindakan ini," kata Vinci, dalam pernyataannya.

"Ini adalah palsu, benar-benar palsu. Kami menyangkalnya," kata juru bicara Vinci.

Atas klarifikasi tersebut saham Vinci dapat kembali pulih, meskipun masih membukukan kerugian pada hari itu. Di mana perdagangan berakhir turun sekitar 3%.

Berikut grafik saham rollercoaster Vinci:
2



(dmd)
dibaca 7.079x
loading gif
Top