alexa snippet

Pengusaha Mindanao Tertarik Tingkatkan Bisnis dengan Indonesia

Pengusaha Mindanao Tertarik Tingkatkan Bisnis dengan Indonesia
Pengusaha Mindanao, Filipina menyatakan sangat tertarik meningkatkan kerja sama bisnis dengan mitra di Indonesia, khususnya Sulawesi Utara. Foto/Istimewa
A+ A-
JAKARTA - Para pengusaha Mindanao, Filipina Selatan menyatakan sangat tertarik meningkatkan kerja sama bisnis dengan mitra di Indonesia, khususnya Sulawesi Utara. Hal tersebut disampaikan Philippines Chamber of Commerce and Industry (PCCI) Regional Governor for Southwestern Mindanao, Raymond Salangsang di sela-sela Forum “Doing Business in Indonesia”, yang diselenggarakan di General Santos, FiIipina Selatan (154 Km dari Davao City).

Forum “Doing Business in Indonesia”, diselenggarakan sebagai upaya untuk mengenal lebih jauh mengenai potensi bisnis dan investasi yang ditawarkan oleh Indonesia, khususnya Provinsi Sulawesi Utara, yang nantinya akan menjadi “hub” bagi kapal RoRo yang berlayar dari Davao City dan General Santos.

Konjen Berlian Napitupulu menjelaskan mengenai potensi ekonomi, bisnis, regulasi ekspor-impor, dan kemudahan proses investasi di Indonesia, khususnya Sulawesi Utara. Terkait dengan rencana dibukanya jalur pelayaran RoRo dengan rute Davao City-General Santos-Bitung, Konjen Berlian Napitupulu menyampaikan bahwa rute ini cukup berpotensi untuk meningkatkan hubungan perdagangan kedua negara, serta mendorong pertumbuhan ekonomi di kedua wilayah cakupan BIMP-EAGA tersebut. 

Not only it will increase trade for both country, it will also attract more people to visit each other for business and tourist purposes,” ujarnya di hadapan lebih dari 60 pelaku bisnis dari General Santos dan Davao City yang hadir di forum tersebut.

Dari forum tersebut, teridentifikasi sejumlah produk potensial yang dapat diekspor dari Sulawesi Utara dan propinsi sekitarnya ke Filipina, yaitu produk agrikultur berupa kopra, jagung, pala, dan cocoa serta pakaian muslim.

Sementara beberapa produk yang berpotensi diimpor dari Filipina, di antaranya buah dan minuman kaleng, dried fruit, dan pupuk organik, serta sejumlah produk lain yang dinilai potensial dan profitable oleh para pelaku bisnis dari kedua negara.

Di samping menjadi narasumber pada seminar tersebut, KJRI Davao City juga ikut serta berpartispasi memamerkan sejumlah produk manufaktur unggulan Indonesia pada event “3rd Treasures of SOCCSKARGEN Expo”, yaitu pameran hasil produksi empat provinsi industri setempat dan beberapa produk negara tetangga, yaitu dari Indonesia, Malaysia, dan Brunei Darussalam. Pameran diselenggarakan dari 16-20 November 2016 di SM Mall, General Santos City (mall terbesar di kota tersebut).



(dmd)
dibaca 6.161x
loading gif
Top