alexa snippet

Rencana Demo 212 Bisa Bikin IHSG Terperosok

Rencana Demo 212 Bisa Bikin IHSG Terperosok
PT Schroder Investment Management Indonesia menilai, rencana demonstrasi yang dilakukan pada 2 Desember 2016 bisa membuat IHSG terperosok. Foto/Ilustrasi/SINDOnews
A+ A-
JAKARTA - PT Schroder Investment Management Indonesia menilai, rencana demonstrasi yang dilakukan pada 2 Desember 2016 bisa membuat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terperosok.

Aksi unjuk rasa terkait kasus dugaan penistaan agama yang dilakukan Calon Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok tersebut menjadi sentimen negatif dari dalam negeri yang berpotensi menekan laju IHSG.

Chief Executive Officer Schroders Michael T Tjoajadi mengatakan, berlarut-larutnya aksi demonstrasi juga bisa berimplikasi buruk terhadap ekonomi dalam negeri secara umum.

"Demonstrasi yang berlanjut terus, tentu sangat memengaruhi IHSG dan ekonomi kita. Tanpa violent saja, demonstrasi mempunyai dampak negatif, apalagi jika selanjutnya demonstrasi itu terjadi violent," katanya di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Jumat (25/11/2016).

Dia mengungkapkan, demo yang dilakukan beberapa waktu lalu di Ibu Kota telah memberikan dampak buruk terhadap beberapa sektor bisnis secara nasional. "Sentimen negatif itu sekarang sudah berpengaruh kemana-mana, contohnya sektor properti," imbuh dia.

Saat ini, lanjut dia, sektor properti banyak yang menunda pengerjaan proyek sambil menunggu kepastian pasar pasca aksi demonstrasi. "Aksi demonstrasi mendatang (2 Desember 2016) juga akan sangat berpengaruh negatif bagi ekonomi," tegasnya.

Sementara, sentimen negatif dari faktor eksternal yang memengaruhi laju IHSG pada pengujung 2016 adalah terpilihnya Donald Trump menjadi Presiden AS. "Fluktuasi sejumlah bursa saham, termasuk di Indonesia, terjadi sangat besar sejak pemilihan presiden Amerika. IHSG saja sempat langsung melemah lebih dari 100 poin," tandas Michael.



(izz)
dibaca 5.356x
loading gif
Top