alexa snippet

Rupiah Pagi Ini Melemah di Tengah Stabilnya USD terhadap Euro

Rupiah Pagi Ini Melemah di Tengah Stabilnya USD terhadap Euro
Nilai tukar rupiah terhadap USD pada perdagangan hari ini dibuka melemah, balik lagi menembus level Rp13.500/USD. Foto/Ilustrasi/SINDOnews
A+ A-
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada perdagangan hari ini dibuka melemah, balik lagi menembus level Rp13.500/USD dibanding penutupan kemarin. Pelemahan mata uang Garuda hari ini terjadi saat USD tercatat flat terhadap mata uang lainnya.

Berdasarkan data dari kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, rupiah dibuka pada level Rp13.549/USD. Posisi ini melemah dari posisi kemarin di level Rp13.467/USD.

Sementara data Bloomberg pagi ini rupiah pada pukul 10.05 berada di level Rp13.551/USD, atau mengalami pelemahan dibanding sebelumnya di level Rp13.532/USD. Pergerakan rupiah hari ini berada pada kisaran harian Rp13.522-Rp13.564/USD.

Di sisi lain posisi rupiah menurut Yahoo Finance pada perdagangan hari ini berada di level Rp13.540/USD pada pukul 10.00 WIB atau tidak lebih baik dari posisi sebelumnya di level Rp13.530 dengan kisaran harian Rp13.473-Rp13.540/USD.

Menurut data SINDOnews bersumber dari Limas pagi ini, rupiah berada di level Rp13.510/USD. Posisi ini sedikit membaik dibanding kemarin yang berakhir di level Rp13.505/USD.

Seperti dilansir Reuters, Selasa (29/11/2016), USD stabil setelah kemarin melemah. Sementara pasar ekuitas flat sebagai risiko politik yang muncul kembali di Eropa menjelang referendum di Italia akhir pekan ini.

Risiko politik membuat euro tertahan meskipun mundurnya dalam dolar. Di mana euro terhadap USD berada di level 1,0606, setelah gagal untuk berada di level 1,0686 atau tertinggi dalam 11 hari.

USD bergerak lebih tinggi pada yen di level 112,18, setelah aksi profit taking menariknya ke bawah sejauh 111,58. Ini masih 7% lebih tinggi pada bulan tersebut.

Greenback masih di jalur untuk keuntungan dua bulan terkuat sejak awal 2015, didukung oleh ekspektasi Federal Reserve (The Fed) hampir pasti menaikkan suku bunga bulan depan.



(izz)
dibaca 4.426x
loading gif
Top