alexa snippet

Darmin Ungkapkan Penyebab Naiknya Inflasi November

Darmin Ungkapkan Penyebab Naiknya Inflasi November
Menko Perekonomian Darmin Nasution. Foto/SINDOnews
A+ A-
JAKARTA - Badan Pusat Statistik melansir angka inflasi November 2016 yang mencapai 0,47%. Angka ini lebih tinggi dibandingkan bulan-bulan sebelumnya. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution mengatakan inflasi 0,47% masih dalam tahap wajar. Ia pun menjelaskan bahwa angka tersebut disebabkan Indonesia sedang memasuki musim kemarau basah, sehingga terkadang hujan lebat tidak bisa diprediksi.

"Ya, memang tinggi karena bulan Novemberya. Ini karena musim kemarau basah yang memang kadang-kadang hujannya tidak bisa diprediksi," kata dia, Jakarta, Kamis (1/12/2016).

Baca: Cabai Merah Pendorong Utama Inflasi November 2016

Musim kemarau basah itu menyebabkan beberapa lahan pangan mengalami masalah sehingga harga pangan menjadi naik. Seperti jenis cabai, sayur dan jagung. Di beberapa daerah, bahkan harga cabai dan tomat mengalami kenaikan di atas 200%. Hanya saja, ungkap Darmin, untuk harga beras tidak mengalami kenaikan.

"Sebenarnya kalau Anda lihat, bukan beras pada dasarnya yang naik harganya tapi cabai, sayur, dan juga jagung. Dan untuk sektor-sektor lain juga banyak yang mengalami kenaikan harga walau enggak semuanya, kecuali sandang. Dia masih relatif stabil harganya," terangnya.

Sementara itu, BPS mengaku meski angka inflasi November cukup tinggi, namun inflasi hingga akhir tahun diprediksi akan stabil dan sesuai dengan apa yang menjadi target. Pemerintah menargetkan inflasi akhir tahun masih terjaga di level 4% plus minus 1%.



(ven)
dibaca 5.184x
loading gif
Top