alexa snippet

Rupiah Dibuka Menguat Tajam Saat Demo 212

Rupiah Dibuka Menguat Tajam Saat Demo 212
Nilai tukar rupiah terhadap USD hari ini dibuka menguat tajam pada saat terjadai aksi demonstrasi yang digelar har ini di Ibu Kota Jakarta. Grafis/SINDOnews
A+ A-
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada perdagangan hari ini dibuka menguat tajam pada saat terjadai aksi demonstrasi yang digelar har ini di Ibu Kota Jakarta. Penguatan rupiah seiring dengan melemahnya USD terhadap beberapa mata uang lainnya.

Berdasarkan data dari kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, rupiah dibuka pada level Rp13.524/USD. Posisi ini jauh menguat dari posisi sebelumnya di level Rp13.582/USD.

Sementara data Bloomberg pagi ini rupiah dibuka menguat tajam di level Rp13.524/USD dibanding sebelumnya di level Rp13.565/USD dengan kisaran Rp13.491-Rp1.539/USD.

Menurut data SINDOnews bersumber dari Limas pagi ini, rupiah berada di level Rp13.524/USD. Posisi ini jauh menguat dibanding kemarin yang berakhir di level Rp13.570/USD.

Di sisi lain posisi rupiah menurut Yahoo Finance pada perdagangan hari ini dibuka berada di level Rp13.540/USD atau menguat dari posisi kemarin yang berada di level Rp13.550/USD. Namun pada pukul 10.00 WIB semakin menguat di level Rp13.507/USD dengan kisaran Rp13.484-Rp13.548/USD.

Seperti dilansir Reuters, Jumat (2/12/2016), USD merosot pada pagi ini terhadap beberapa mata uang lainnya karena investor berhati-hati menjelang laporan pekerjaan AS.

Greenback siap untuk mengakhiri lebih rendah terhadap beberapa mata uang pekan ini selama memberi beberapa keuntungan yang kuat baru-baru ini. Indeks dolar sedikit berubah pada level 100,93 setelah tadi malam jatuh 0,6%.

Hal tersebut di jalur untuk penurunan 0,5% pekan ini, dengan indeks kembali maenari dari posisi tertinggya dalam tinggi 13 tahun di level 102,05 pada 24 November ketika naik bersama dengan lonjakan imbal hasil AS dipicu oleh ekspektasi yang lebih tinggi dari impuls fiskal dan kecepatan yang lebih cepat dari pengetatan moneter di bawah presiden terpilih Donald Trump.

Euro terhadap USD naik 0,7% semalam setelah Reuters melaporkan Bank Sentral Eropa akan memperpanjang pembelian obligasi di luar pada Maret mendatang dan mempertimbangkan mengirimkan sinyal resmi pekan depan bahwa program pembelian aset pada akhirnya akan berakhir. Hal terakhir berdiri sedikit berubah pada level 1,0659 dan enroute naik 0,8% pada pekan ini.

Fokus untuk mata uang umum sekarang pada referendum Italia selama akhir pekan dan apakah pemerintah akan menang atau kalah suara pada reformasi konstitusi.

dibaca 5.272x
halaman ke-1 dari 2
loading gif
Top