alexa snippet

Rupiah Semakin Perkasa, IHSG Siang Ini Masih Menguat

Rupiah Semakin Perkasa, IHSG Siang Ini Masih Menguat
Nilai tukar rupiah terhadap USD siang ini semakin menguat sejak pembukaan tadi pagi di tengah masih menguatnya IHSG siang ini. Grafis/Istimewa
A+ A-
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada siang hari ini semakin menguat sejak pembukaan tadi pagi di tengah masih menguatnya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) siang ini.

Berdasarkan data Bloomberg, siang ini rupiah berada pada level Rp13.485/USD atau jauh menguat dari penutupan kemarin di level Rp13.565/USD. Siang ini data Bloomberg mencatat rupiah berada pada kisaran level Rp13.465-Rp13.539/USD.

Data Yahoo Finance menunjukkan, rupiah sesi I berada pada level Rp13.474/USD dengan pergerakan harian pada kisaran level Rp13.460-Rp13.548/USD. Posisi ini semakin perkasa dibanding penutupan kemarin di level Rp13.550/USD.

Berdasarkan data dari kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, rupiah berada di level Rp13.524/USD. Posisi ini jauh menguat dari posisi sebelumnya di level Rp13.582/USD

Di sisi lain IHSG pada perdagangan sesi I hari ini masih menguat hingga ke level 5.207,81 atau 9,05 poin setara dengan 0,17%, dan pagi tadi dibuka menguat 9,28 poin atau 0,18% ke level 5.208,03. Sedangkan pada perdagangan kemarin berakhir menghijau ke level 5.198,75 atau 49,84 poin setara 0,97%.

Sektor saham dalam negeri pada perdagangan siang ini mayoritas menghijau. Sektor dengan penguatan tertinggi aneka industri yang menguat 1,45% dan sektor dengan pelemahan terdalam adalah sektor industri dasar dan konsumer yang sama-sama melemah 0,50%.

Adapun nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp2,48 triliun dengan 5,51 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing minus Rp88,08 miliar dengan aksi jual asing mencapai Rp843,20 miliar dan aksi beli sebesar Rp755,11 miliar. Tercatat siang ini sebanyak 134 saham menguat, 122 saham melemah dan 95 saham stagnan.

Sementara, beberapa saham yang menguat di antaranya PT Gudang Garam Tbk (GGRM), PT Astra International Tbk (ASII), dan PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (BJBR). Sementara, saham-saham yang melemah di antaranya PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF), PT Tembaga Mulia Semanan Tbk (TBMS), dan PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI).



(izz)
dibaca 10.048x
loading gif
Top