Pasar Modal

Nasabah Bakrie Life sangsikan janji Ical

Maikel Jefriando

Rabu,  25 Juli 2012  −  14:46 WIB
Nasabah Bakrie Life sangsikan janji Ical
Aburizal Bakrie Foto: Okezone

Sindonews.com - Nasabah PT Asuransi Jiwa Bakrie (Bakrie Life) Freddy Koeshariono meragukan ucapan pimpinan Bakrie Group, Aburizal Bakrie yang berjanji menyelesaikan persoalan unit asuransinya tersebut sebelum akhir tahun 2012.

Karena dari pihak Bakrie Life sendiri tampak tidak ada perkembangan. "Itu yang kami sesalkan. Di satu pihak memberikan pernyataan yang seperti itu tapi di pihak lain ternyata tidak apa-apa," ujar Freddy kepada wartawan di Gedung Bapepam-LK, Jakarta, Rabu (25/7/2012).

Dalam pernyataan tersebut, dirinya menterjemahkan bahwa enam bulan merupakan waktu yang cukup lama. Sehingga, banyak hal yang bisa dilakukan, meskipun dirinya menganggap tidak mungkin semua dana dapat dikembalikan secara sekaligus. Akan tetapi, bisa saja pembayarannya secara konsiten dilakukan per bulan.

"Saya sendiri sebagai nasabah menerjemahkan pernyataan terakhir dikeluarin bulan 6 (Juni), sekarang masih ada tenggang waktu 6 bulan, kalau 6 bulan itu harusnya sesudah mengucap itu memberikan sesuatu tindakan. Kami sendiri tahu cashflow sekarang sulit sekali, tapi tentu bisa dibagi-bagi tiap bulan tapi ternyata ya tidak," jelasnya.

Sebagai informasi, sampai saat ini, dari total kewajiban Rp270 miliar yang harus dibayar Bakrie Life, manajemen baru membayar sekitar 15 persen. Sisanya sejak 2010 sampai kini tak jelas. Manajemen Bakrie Life beralasan menunggu instruksi Bakrie Capital Investment (BCI) selaku induk usaha. Ironisnya tahun lalu, BCI baru memenangkan hak siar Piala Dunia 2014 untuk wilayah Indonesia.


 

(and)

shadow