
Dana Aditiasari
Sindonews.com - Kementerian Perdagangan (Kemendag) Republik Indonesia mengutarakan optimismenya dalam meningkatkan serapan pasar di kancah internasional atas produk-produk kerajianan berbahan dasar rotan dan bambu dengan meningkatkan mutu produk lewat disain-disain yang atraktif dan kreatif.
"Target punya, kita coba dulu disain, dan kalau sudah bangkit tentu pasarnya akan semakin terbuka dengan demand yang semakin besar," ungkap Dirjen Pengembangan Ekspor Nasional Kemendag Gusmardi Bustami usai menghadiri kompetisi produk kerajinan rotan dan bambu di kantor Kemendag, Jakarta, Rabu (25/7/2012).
Dirinya memandang, dengan memperbaharui disain produk, maka diharapkan dapat mengahasilkan produk-produk dengan tampilan yang unik dan benar-benar baru. Sehingga mampu menarik minat pasar terhadap produk-produk industri kreatif tersebut.
"Peningkatan, saya melihatnya kalau ini bisa kita pengaruhi pasar dengan disain yang bagus, tentu bisa kita tingkatkan sekitar 5-6 kali lipat dari sales kita yang sudah ada sekarang," paparnya.
Dengan adanya hal tersebut, selain meningkatkan ketertarikan pasar, diharapkan pula dapat menghasilkan produk yang bukan hanya memiliki tampilan yang menarik, tetapi juga memiliki harga yang bersaing.
"Upaya ke situ, pertama adalah pengembangan disain sendiri. Karena pada dasarnya purwarupa yang baru yang ada itu bisa ciptakan permintaan di pasar dan konsumen akan membeli produk-produk yang baik dan punya disain yang sesuai dengan keuangan yang dimiliki oleh konsumen," tegasnya lagi.
Sayangnya, Gusmardi enggan berkomentar lebih jauh perihal besaran serapan pasar terhadap produk-produk tersebut. "Kami tidak bisa beri angka, karena baru mulai dengan disainnya," pungkasnya.
(gpr)