Sektor Riil

Harga sapi di Yogyakarta makin tinggi

Harga sapi di Yogyakarta makin tinggi
Ilustrasi, (dok: Sindonews)

Sindonews.com - Harga daging sapi di pasar hewan di DI Yogyakarta melambung tinggi. Sapi jantan dijual pada kisaran Rp9 juta hingga Rp13 juta.

Harga ini jauh lebih mahal dibanding Idul Adha tahun lalu dan memicu mahalnya harga daging sapi di pasar. Saat Idul Adha, harga sapi dewasa pada kisaran Rp8 juta hingga Rp12 juta.

Salah seorang pedagang sapi, Marsudi mengaku cukup sulit mendapatkan sapi dewasa siap potong. Stok di masyarakat cukup terbatas. Ketika erupsi merapi silam, banyak sapi yang mati. Akibatnya, harga sapi mahal dan tidak terkendali.

Saat ini, lanjut dia, dengan Rp7-8 juta hanya bisa mendapatkan anak sapi dan bakalan sapi. Sedangkan sapi dewasa siap potong sudah di atas Rp9 juta. "Sekarang lebih mahal dari Idul Adha lalu," ujarnya, Selasa (22/1/2013).

Pria yang biasa mangkal di pasar hewan Ambarketawan Bantul ini meyakini, mahalnya harga sapi karena banyaknya permintaan. Sementara, stok sapi yang ada terbatas.
Mekanisme pasar menyebabkan harga menjadi mahal dan sulit terkendali. "Kebanyakan dibawa ke Kebumen untuk dipotong," Ujar Marsudi.

Pedagang sapi lainnya, Pawiro Sumarto menambahkan, untuk sapi potong harganya sekitar Rp30 ribu per kilogram (kg) dalam kondisi hidup. Hal ini dinilai lumrah mengingat harga daging sapi di pasaran mencapai Rp90 ribu.

"Memang harga daging sapi hidup biasa sepertiga dari harga daging di pasar," kata dia.

Pawiro mengakui, pedagang di Kulonprogo yang mau menyembelih sapi sendiri masih minim dan lebih memilih membeli dari luar daerah, baik dari Bantul, Boyolali, Purworejo, dan Magelang.

Padahal, lanjutnya, sapi-sapi ini justru dipasok dari Kulonprogo. "Mestinya, kalau menyembelih sendiri harganya kan bisa murah," ujarnya.

(izz)

views: 2.683x
shadow