Sektor Riil

Mendag : 95% kebutuhan bawang putih domestik diimpor

Dana Aditiasari

Kamis,  14 Maret 2013  −  14:42 WIB
Mendag : 95% kebutuhan bawang putih domestik diimpor
Ilustrasi

Sindonews.com - Menteri Perdagangan (Mendag), Gita Wirjawan menyebutkan 95 persen kebutuhan bawang putih domestik didapat dari pasokan impor. Dengan demikian, tidak tepat bila dikatakan kendala produksi dalam negeri menyebabkan harga bawang putih melonjak tajam.

"Bawang putih ini kita kebanyakan impor dan alasan gagalnya panen sedikit sekali," kata Gita di Hotel Bidakara Jakarta, Kamis (14/3/2013).

Dengan dasar tersebut, Gita menegaskan, tidak lazim kiranya jika harga bawang melonjak sangat tajam seperti yang terjadi pada saat ini, dimana harga bawang putih menembus Rp50 ribu per kilogram (kg).

Untuk itu, diakui dia, saat ini tim yang berada dibawah kementerian yang dipimpinnya tengah melakukan langkah aktif dengan mengidentifikasi ratusan kontainer yang diduga berisi bawang putih yang tertahan di Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya.

Hal tersebut, kata Gita, dimaksudkan untuk memastikan apakah kondisi tersebut disengaja atau tidak, sehingga menyebabkan kenaikan harga bawang putih.

"Kurang lazim jika harga bawang putih seperti saat ini di pasaran. Jadi, kita beserta Kementerian Pertanian akan memverifikasi proses perizinan kontainer-kontainer itu dari mulai IT (Importir Terdaftar), RIPH (Rekomendasi Impor Produk Hortikultura) dan SPI (Surat Persetujuan Impor). Pada intinya ada barang yang sudah masuk dan bersandar di Pelabuhan dan ini masih ditelaah ini memiliki izin yaitu rekomendasi dari Kementan dan Kemendag," tutur dia.

 

(rna)

shadow