Ekonomi Dunia

Penjualan mobil mewah di China jatuh

Dani Mohammad Dahwilani

Senin,  20 Mei 2013  −  11:49 WIB
Penjualan mobil mewah di China jatuh
Ilustrasi/Foto: Istimewa

Sindonews.com - Harga mobil impor di China jatuh dalam lima bulan, menambah tanda-tanda bahwa permintaan untuk produk mewah melambat karena kampanye pemerintah untuk mengendalikan pengeluaran boros para pegawai negeri.

Menurut Cheng Xiaodong, kepala pemantauan harga otomatis dari Pembangunan Nasional dan Komisi Reformasi (perencana utama ekonomi China), rata-rata harga mobil impor pada April turun 3,4 persen dari tahun sebelumnya, dibandingkan kenaikan 0,2 persen untuk kendaraan buatan lokal.

"Ini adalah periode khusus karena permintaan untuk mobil high-end sedang diatasi. Harga mobil impor terus meluncur dan permintaan di masa depan akan berasal dari pembeli swasta," kata Cheng dalam sebuah wawancara, seperti dilansir dari Bloomberg, Senin (20/5/2013).

Permintaan untuk kendaraan yang dibuat di luar China - biasanya mobil mewah dengan pajak impor mencapai 25 persen - telah melambat setelah Presiden Xi Jinping memulai kampanye untuk mengurangi pengeluaran boros pejabat dan perusahaan milik negara, sejak menjadi Ketua Partai Komunis November lalu. Harga barang-barang mewah lainnya, seperti minuman keras Moutai  dan teh Longjing juga menurun tahun ini.

Komisi Militer Pusat China, yang dipimpin Xi, melarang penggunaan pelat nomor militer pada mobil mewah mulai bulan ini sebagai bagian dari upaya menegakkan disiplin dan melindungi citra.

 

(dmd)

shadow