Pasar Modal

Depresiasi rupiah masih berlanjut

J Erna

Senin,  8 Juli 2013  −  16:23 WIB
Depresiasi rupiah masih berlanjut
Ilustrasi

Sindonews.com - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada hari pertama pekan ini kembali melanjutkan depresiasi pekan lalu seiring terkaparnya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sore ini. 

Posisi rupiah berdasarkan kurs tengah Bank Indonesia (BI) pada penutupan perdagangan Senin (8/7/2013) berada di posisi Rp9.960 per USD, turun 15 poin dari posisi akhir pekan lalu di Rp9.945 per USD.

Sementara data Bloomberg mencatat bahwa kurs rupiah sore ini berakhir melemah 11 poin dari USD9.945 per USD pada akhir pekan lalu menjadi Rp9.956 per USD. Sedangkan berdasarkan data yahoofinance, mata uang domestik ditutup juga melemah 5 poin dari Rp9.940 per USD pada Jumat (5/7/2013) menjadi Rp9.945 per USD, dengan kisaran harian Rp9.940-9.958 per USD.

Head of Research & Analysis BNI, Nurul Eti Nurbaeti sebelumnya mengatakan bahwa gerak rupiah hari ini dipengaruhi rilis data ketenagakerjaan di Amerika Serikat (AS) pada Jumat malam, sehingga membuat dolar terapresiasi dan rupiah tertekan.

"Sementara cadangan devisa Indonesia yang turun ke level USD98,1 miliar pada Juni sejalan dengan upaya Bank Indonesia menstabilkan nilai tukar terkait aliran dana keluar yang cukup besar dan pembayaran utang luar negeri pada bulan lalu," tutur dia dalam risetnya. 

 

(rna)

shadow