Makro

Tak efisien, Pemerintah akan pangkas subsidi pupuk

Kamis,  20 September 2012  −  15:42 WIB
Tak efisien, Pemerintah akan pangkas subsidi pupuk
Ilustrasi

Sindonews.com - Pemerintah akan memangkas subsidi pupuk. Hal ini dilakukan, lantaran dalam tiga tahun berturut-turut penyaluran pupuk untuk petani tidak berjalan dengan baik.

Menteri Keuangan Agus DW Martowadojo mengatakan, subsidi pupuk yang di bawah realisasi itu membuat plafonnya diturunkan. Menurutnya, pendistribusian pupuk untuk petani yang dianggarkan di angka sekira 10 juta ton, akan diturunkan jadi 8,5 juta ton.

"Sektor-sektor pertanian terdengar bahwa kelihatannya tahun ini distribusi akan baik, bisa-bisa perlu jumlah yang lebih besar yang dianggarkan di APBN itu," ujar Agus di rumahnya, Jakarta, Kamis (20/9/2012).

"Secara UU kita enggak mungkin sudah dipatok sekarang perlu lebih dari itu, jadi kami sarankan ke sektor pertanian harus bicara dengan komisi IV," tambah dia.

Agus menjelaskan, jika nanti pemerintah dan komisi IV sepakat untuk memberikan tambahan plafon, maka akan ada produsen yang diajak untuk membantu distribusi. "Kalau bisa disepakati, silakan nanti produsen pupuk akan bisa bantu pemerintah untuk distribusikan pupuk kalau perlu tambahan ya," ujarnya.

Menurutnya, pihaknya telah mendapat beberapa aspirasi. Jika pupuk kurang, silakan dibicarakan dengan DPR, kemudian nantinya akan dilakukan audit oleh BPK. "Kalau sudah diaudit kita siapkan anggaran di 2013 juga," tukas dia.


(gpr)

views: 782x
shadow