Sektor Riil

BI periksa bank syariah penyeleweng gadai emas

Selasa,  25 September 2012  −  19:05 WIB
BI periksa bank syariah penyeleweng gadai emas
Ilustrasi

Sindonews.com - Bank Indonesia (BI) telah melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah Bank Syariah terkait peningkatan produk gadai emas yang cukup besar pada industri perbankan syariah.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, diketahui beberapa Bank Syariah yang melakukan praktik gadai emas, tidak sepenuhnya sesuai dengan izin awal yang disetujui BI, yang mengakibatkan risiko besar bagi dunia perbankan.

"Kita sudah memanggil dua Bank Syariah dan memanggil nasabahnya juga," ungkap Direktur Eksekutif Departemen Perbankan Syariah BI Edy Setiadi di Gedung BI, Jakarta, Selasa (25/9/2012).

Sementara, Edy menjelaskan, peningkatan produk gadai emas yang cukup besar pada industri perbankan syariah itu sendiri merupakan imbas dari dikeluarkannya fatwa tentang Jual Beli Emas Secara Tidak Tunai dan Qardah Dengan Menggunakan Dana Nasabah pada 8 Maret 2011.

"Dengan adanya fatwa DSN-MUI No. 77/DSN-MUI/V/2010 tanggal 3 juni 2010 tentang Jual Beli Emas Secara Tidak Tunai dan No. 79/DSN-MUI/III/2011 tanggal 8 Maret 2011 tentang Qardah Dengan Menggunakan Dana Nasabah, maka terdapat peningkatan produk gadai emas yang cukup besar pada industri perbankan syariah," terangnya.

Kendati tidak menyebutkannya secara terperinci, Edy tidak membatah ketika wartawan menyebut BRI Syariah sebagai salah satu Bank Syariah yang telah diperiksa BI tersebut.

Pada Desember 2009,lanjutnya, BI mencatatkan ada sekira 32.057 rekening bank syariah dengan nilai produk gadai emas hanya sebesar Rp445,67 miliar. Angka tersebut naik pada Desember 2011 menjadi sekira Rp6,34 triliun dengan jumlah rekening syariah mencapai 211.114.


(gpr)

views: 1.767x
shadow