Sektor Riil

Menakertrans klaim penuhi tuntutan buruh

Selasa,  2 Oktober 2012  −  20:38 WIB
Menakertrans klaim penuhi tuntutan buruh
Foto : Koran Sindo

Sindonews.com - Pemerintah meminta buruh untuk membatalkan aksi unjuk rasa yang rencananya akan digelar Rabu 3 Oktober besok. Pasalnya, seluruh tuntutan buruh seperti outsourcing, upah murah, dan penambahan komponen kebutuhan hidup layak (KHL) telah dipenuhi pemerintah.

"Kita berharap agar rencana aksi demo dan pemogokan pekerja, diurungkan," kata Menakertrans Muhaimin Iskandar di Jakarta, Selasa (2/10/2012).

Menurut Muhaimin, tuntutan-tuntutan buruh sudah diakomodasi pemerintah dengan menerbitkan UU No 13 tahun 2012 tentang Komponen dan Pelaksanaan Tahapan Pencapaian Kebutuhan Hidup Layak dan pengaturan outsourcing. "Diharapkan kepada seluruh serikat buruh yang berencana aksi dapat memanfaatkan jalan dialog," ujarnya.

Pihaknya terus berupaya melakukan dialog dengan sejumlah elemen buruh yang akan melakukan aksi unjukrasa tersebut. "Saya terus melakukan pertemuan dengan mereka, baik di rumah pribadi, atau di kantor melalui pejabat tidak pernah putus pembicaraan itu. Untuk itu, kepada teman-teman seluruh serikat buruh gunakan pembicaraan terbuka, baik menyangkut outsourcing atau upah minimum," paparnya.
 
"Jadi kalau sudah sepakat dengan serikat pekerja, mau demo apa lagi. Saya imbau besok tidak melakukan aksi-aksi yang membahayakan ekonomi kita, semua tuntutan buruh terakomodasi dalam dialog sebelumnya," tambahnya.

Muhaimin pun meminta Dewan Pengupahan Daerah (Depeda) agar segera melaksanakan survey lapangan Kebutuhan Hidup Layak (KHL) di daerah masing masing untuk menetapkan besaran upah minimum 2013.

"Pembahasan penetapan UM 2013 dilakukan secara matang dengan melibatkan semua pemangku kepentingan yaitu pekerja, pengusaha dan pemeritnah sehingga nantinya tidak menimbulkan gejolak dalam pelaksanaannya," pungkasnya.


(gpr)

views: 1.283x
shadow