Sektor Riil

Wapres minta jalur ganda beroperasi 2014

Rabu,  17 Oktober 2012  −  08:53 WIB
Wapres minta jalur ganda beroperasi 2014
Ilustrasi

Sindonews.com – Wakil Presiden (Wapres) Boediono meminta pembangunan rel jalur ganda lintas utara Jawa, Jakarta–Surabaya sepanjang 727 kilometer (km) bisa diselesaikan tepat waktu.

Seusai meninjau perkembangan pembangunan rel ganda di Stasiun Alas Tuwo, Semarang, kemarin, Wapres mengatakan, proyek yang direncanakan bersama oleh semua pihak dari awal ini harus diselesaikan tepat waktu karena manfaatnya akan luar biasa.

Double track ini akan meningkatkan kapasitas transportasi baik orang dan barang serta bisa mengurangi beban lalu lintas jalan raya dan menurunkan biaya.

”Melihat di sini, koordinasi lapangan dan pusat tertata baik dan saya sampaikan penghargaan saya ke semua pihak, baik pemerintah daerah dan Kementerian Perhubungan. Saya kira teman-teman dari kepolisian dan TNI mendukung, masyarakat juga peduli,” kata Wapres.

Dia berharap, pada 2014, jalur rel ganda sudah bisa dimanfaatkan secara keseluruhan. Pada akhir Desember 2013, jalur ke timur sudah bisa terhubung.

Perlu diketahui, saat ini jalur ganda yang sudah terbangun baru sepanjang 294 km, sedangkan jalur tunggal sepanjang 433 km. Jalur ganda yang sudah terealisasi meliputi Jakarta-Cirebon, Brebes-Tegal dan Tegal-Pekalongan. Adapun, jalur tunggal meliputi Cirebon- Brebes 63 km, Pekalongan-Semarang 90 km, Semarang-Bojonegoro 180 km dan Bojonegoro-Surabaya 103 km.

Dirjen Perkeretaapian Kemenhub Tundjung Inderawan menargetkan, jalur ganda yang akan dibangun di ruas jalur Cirebon-Brebes sepanjang 63 km dan Pekalongan-Semarang sepanjang 90 km sudah bisa dimanfaatkan pada masa angkutan Lebaran 2013.

Dengan demikian, Jakarta-Semarang sudah bisa memanfaatkan jalur ganda. Sedangkan, lintas Semarang-Bojonegoro sepanjang 180 km dan Bojonegoro-Surabaya 103 km ditargetkan selesai akhir 2013. ”Pada awal 2014, keseluruhan jalur ganda lintas utara Jawa sudah dapat dioperasikan,” kata Tundjung.

Dia mengatakan, jalur ganda tersebut nantinya bisa membagi beban angkutan pada jalan raya khususnya pantura. Dengan demikian, bisa mengurangi kepadatan dan pemeliharaan jalan pantura. Dengan meningkatnya angkutan barang komoditas, tentunya akan meningkatkan pertumbuhan ekonomi baik tingkat daerah maupun nasional.

Tundjung memprediksi, industri akan tumbuh pesat di sekitar jalur kereta api karena adanya dukungan transportasi. Komisaris Utama PT Tiga Putra Semarang Fredy Gondo Wardoyo,salah satu pemborong jalur ganda di Pekalongan mengatakan, saat ini di Pekalongan sudah dilakukan pembayaran dan pembongkaran terhadap rumah warga di bantaran rel.


(rna)

views: 1.123x
shadow