Makro

OCBC NISP minta iuran OJK beri nilai tambah

Selasa,  15 Januari 2013  −  15:14 WIB
OCBC NISP minta iuran OJK beri nilai tambah
Ilustrasi

Sindonews.com - PT Bank OCBC NISP mengaku masih menunggu hasil kajian (review) atas rencana Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (DK OJK) yang akan melakukan pungutan kepada lembaga keuangan, sebelum menyatakan sikap dukungan atau menolak atas rencana penarikan pungutan tersebut.

"Sekarang masih di-review-kan. Jadi, kami menyambut dengan baik untuk dilakukan review," ujar Direktur Utama Bank OCBC NISP, Parwati Surjaudaja di Ritz Carlton Pacific Place, Jakarta, Selasa (15/1/2013).

Sementara, dia mengaku tidak ingin terlalu jauh menanggapi perihal besaran pungutan yang akan diberlakukan. Namun demikian, Parwati menekankan, yang terpenting perlu diperhatikan adalah bagaimana iuran itu dimanfaatkan. Dan manfaat tambahan apa yang akan diterima lembaga keuangan atas pembayaran iuran tersebut.

"Saya tidak terlalu hapal berapa besarannya karena ada beberapa sektor. Tapi, kita ingin memastikan iuran ini ada nilai tambah untuk institusi sendiri," tegas dia.

Seperti diketahui, OJK sebelumnya sempat mengeluarkan persentase pungutan untuk kalangan perbankan sekitar 0,03-0,06 persen dari nilai aset, yang akan dilakukan secara bertahap mulai tahun ini hingga 2016. Namun, sejumlah perbankan menyatakan keberatan lantaran besaran pungutan tersebut dinilai terlalu besar, sehingga dikhawatirkan akan membebani nasabah. Karena itu, OJK kembali mengkaji besaran pungutan yang akan dikenakan kepada industri keuangan. 


(rna)

views: 862x
shadow