Pasar Modal

BEI: BI rate naik, sinyal positif perekonomian RI

Jum'at,  14 Juni 2013  −  14:10 WIB
BEI: BI rate naik, sinyal positif perekonomian RI
Foto : Ist

Sindonews.com - Bursa Efek Indonesia (BEI) menyambut baik keputusan Bank Indonesia (BI) yang menaikkan suku bunga acuan (BI rate) sebesar 25 basis poin menjadi 6 persen.

Direktur Utama BEI, Ito Warsito berpendapat bahwa keputusan Bank Sentral akan memberi dampak positif terhadap perekonomian Indonesia, khususnya pasar modal.

"Keputusan BI untuk menaikkan BI rate merupakan sinyal positif bagi perekonomian Indonesia karena BI memiliki perhatian besar untuk memperbaiki nilai tukar," kata Ito di Gedung BEI, Jakarta, Jumat (14/6/2013).

Terkait dengan pelemahan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), yang terjadi beberapa hari ini, Ito mengatakan bahwa ada beberapa faktor yang mempengaruhi kondisi pasar, baik dari dalam maupun luar negeri.

"Dari luar negeri ada pengumuman Bank Sentral Amerika Serikat (the Fed) yang akan menurunkan stimulus quantitative easing di kuartal III/2013. Faktor kedua adalah keluarnya dana investor asing dari negara-negara emerging market karena melambatnya pertumbuhan ekonomi di negara-negara global," papar dia.

Sedangkan faktor terakhir adalah neraca perdagangan Indonesia yang defisit, dimana harus menjadi perhatian pemerintah. Untuk itu dia beharap agar pemerintah segera memberi kepastian untuk menetapkan harga bahan bakar minyak (BBM).

Sementara itu, IHSG pada penutupan perdagangan sesi I hari ini menguat cukup signifikan sebesar 3 persen ke level 4.745,87 poin.


(rna)

views: 1.529x
Bagikan artikel ini :
shadow