Makro

Chatib beberkan perubahan asumsi makro APBN-P 2013

Rabu,  22 Mei 2013  −  11:52 WIB
Chatib beberkan perubahan asumsi makro APBN-P 2013
ilustrasi/ist

Sindonews.com - Menteri Keuangan (Menkeu), M Chatib Basri menyampaikan asumsi-asumsi makro yang menjadi dasar APBN-P 2013 bersama-sama dengan DPR.

"Pertumbuhan ekonomi yang awalnya 6,8 persen mengalami perubahan jadi 6,2 persen. Inflasi yang awalnya 4,9 persen jadi 7,2 persen. Itu jika pemerintah melakukan penyesuaian harga BBM. Tanpa penyesuaian inflasi mencapai 5,6 persen," ujarnya di gedung DPR, Rabu (22/5/2013).

Chatib juga menjelaskan asumsi-asumsi lainnya adalah nilai tukar rupiah dan perubahan asumsi lifting hasil bumi seperti minyak dan gas.

"Harga ICP dari sebelumnya USD100 per barel menjadi USD108 per barel. Lifting minyak 900 ribu barel per hari menjadi 840 ribu barel per hari. Lifting gas dari 1.360 barel per hari menjadi 1.240 barel per hari. Terakhir nilai tukar rupiah dari Rp9.300 menjadi Rp9.600 per dolar AS," paparnya.

Menurut Chatib, hal tersebut dan defisit anggaran APBN yang mengancam terjadinya dasar perubahan APBN 2013 ini. Namun, untuk Surat Perbendaharaan Negara (SPN) tidak akan berubah, yakni sebesar 5 persen dapat dipertahankan.


(izz)

views: 2.437x
Bagikan artikel ini :
shadow