Sektor Riil

RUU Pemda diharapkan dorong kelembagaan perumahan

Kamis,  23 Mei 2013  −  09:49 WIB
RUU Pemda diharapkan dorong kelembagaan perumahan
Ilustrasi

Sindonews.com - Kementerian Perumahan Rakyat (Kemenpera) berharap pembahasan rancangan undang-undang (RUU) tentang Pemerintahan Daerah (Pemda) dapat mendorong adanya pembentukan dan penguatan kelembagaan bidang perumahan dan kawasan permukiman di tingkat provinsi dan kabupaten.

"Kemenpera sangat mendukung pembahasan RUU Pemda ini. Kami harap ke depan pemerintah tingkat provinsi dan kabupaten/kota bisa lebih menguatkan kelembagaan di bidang perumahan dan kawasan permukiman di daerah," ujar Sekretaris Kementerian Perumahan Rakyat (Sesmenpera) Rildo Ananda Anwar dalam rilisnya di Jakarta, Kamis (23/5/2013).

Menurut Rildo, masalah penyediaan perumahan untuk masyarakat di daerah telah menjadi salah satu urusan pemda. Kelembagaan terkait perumahan dan kawasan permukiman di pusat saat ini hanya melakukan perumusan kebijakan dan operasionalisasi kebijakan yang bersifat stimulan saja.

Sementara kelembagaan di tingkat provinsi dan kabupaten/kota belum seluruhnya memiliki lembaga yang berwenang untuk menangani urusan tersebut.

Menurut dia, sebagian besar kewenangan dan penanganan perumahan dan kawasan permukiman hanya setingkat eselon III atau eselon IV. Padahal kebutuhan rumah di daerah sangatlah besar.

"Kami harap lembaga yang menangani masalah perumahan dan kawasan permukiman bisa lebih ditingkatkan lagi oleh pemda," terangnya.

Berdasarkan data BPS tahun 2010, jumlah keluarga di Indonesia yang belum memiliki rumah (backlog) sebesar 13,5 juta dan rumah yang tidak layak huni 7,6 juta. Sedangkan data dari UNDP, kawasan kumuh di Indonesia luasnya sekitar 59 ribu hektar (ha).

Untuk menangani hal tersebut, pemerintah terus berupaya melakukan pemenuhan kekurangan rumah dan hanya bisa ditangani sekitar 200 ribu per tahun, dimana sekitar 60 persen berada di perkotaan. Selain itu, peningkatan kualitas rumah layak huni hanya 300 ribu per tahun serta penanganan kawasan kumuh 275 ha per tahun.


(rna)

views: 1.057x
Bagikan artikel ini :
shadow