Sektor Riil

Hipmi DIY minta dilibatkan pembangunan bandara

Jum'at,  5 Juli 2013  −  10:34 WIB
Hipmi DIY minta dilibatkan pembangunan bandara
ilustrasi/ist

Sindonews.com - Optimisme Angkasa Pura I (AP 1) bahwa pembangunan bandara Kulonprogo dimulai awal 2014, membuat Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) DIY buka suara. Hipmi minta dilibatkan dalam pembangunan bandara internasional ini.

Ketua Hipmi DIY, Lilik Saiful Ahmad mengatakan, karena Angkasa Pura merupakan BUMN, maka akan melibatkan pelaku usaha. Sebagai organisasi pelaku usaha di DIY, Hipmi meminta agar dilibatkan dalam megaproyek tersebut.

"Kami rasa cukup realistis ketika kami meminta dilibatkan dalam pembangunan bandara di Kulonprogo. Karena Angkasa Pura tentu akan melibatkan pelaku usaha untuk merealisasikan megaproyek itu," katanya, Jumat (5/7/2013).

Dia menjelaskan, Hipmi siap ambil bagian dalam proses pembangunan bandara. Organisasi ini juga siap mengoptimalkan jaringan yang ada di seluruh tanah air agar keterlibatannya bisa maksimal. Untuk bandara ini, kata dia, Hipmi dapat terlibat langsung. Misalnya dalam sisi konstruksi, pengembangan kawasan, hingga transportasi.

Hipmi, lanjut Lilik, tidak mematok target ikut terlibat dalam semua bidang usaha. Namun, hanya ingin ambil bagian dari sisi mana pun. Sebab, pelaku usaha yang tergabung di dalam Hipmi cukup beragam. Mulai dari pertambangan, packing, kargo, transportasi hingga distributor pesawat.

Warga asli Kulonprogo ini mengatakan, sejauh ini komunikasi yang dibangun Hipmi baik dengan pusat maupun Angkasa Pura terjalin cukup baik. Namun komunikasi itu baru sebatas komunikasi informal. Ke depan, pihaknya akan berkomunikasi secara formal seiring perkembangan rencana pembangunan bandara.

"Posisi kami saat ini wait and see dulu. Kalau memang semuanya clear, dan waktunya sudah pasti, kami akan komunikasikan secara formal. Tapi kalau komunikasi informal sudah terjalin cukup baik sejak lama," beber dia.


(izz)

views: 820x
shadow