Peran Swasta Wajib Ditingkatkan Hadapi MEA 2015

Jum'at, 03 Oktober 2014 - 01:30 WIB
Peran Swasta Wajib Ditingkatkan Hadapi MEA 2015
Peran Swasta Wajib Ditingkatkan Hadapi MEA 2015
A A A
YOGYAKARTA - Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) 2015 dinilai menjadi momentum bagi Indonesia guna meningkatkan pertumbuhan ekonomi dengan mendorong produktivitas serta konektivitas barang dan jasa.

Karenanya, pemerintah wajib meningkatkan peran serta swasta dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.

"Pasar bebas ASEAN nantinya bisa memberi manfaat langsung bagi rakyat dengan memanfaatkan banyaknya peluang baru di bidang ekonomi. Mobilisasi dan tranportasi barang, modal dan SDM antar negara-negara ASEAN tersebut harus sesuai dengan aturan yang disepakati para pemimpin ASEAN," ujar Dekan Fisipol UGM, Erwan Agus Purwanto, Kamis (2/10/2014).

Dalam konferensi internasional ASEAN Studies 2014 di Inna Garuda, Erwin menuturkan, aturan bersama negara-negara ASEAN bisa dijadikan sebagai instrumen dalam menghadapi persaingan global.

Momentum integrasi ekonomi regional tersebut perlu dimanfaatkan untuk kemajuan bersama, bukan untuk kemajuan bangsa masing-masing.

"Berdasarkan data, populasi masyarakat ASEAN mencapai 620 juta jiwa dengan tingkat pertumbuhan ekonomi rata-rata 4,7% dan nilai perdagangan mencapai USD2,4 triliun tidak sekedar peluang. Namun, bisa memberikan manfaat lebih bagi masyarakat," tutur dia.

Sementara, Perwakilan dari Nanyang Technology University, Singapura Farish Noor menuturkan, pasar bebas ASEAN bisa menjadi peluang sekaligus sumber masalah baru.

Hal ini dikarenakan kawasan ASEAN saat ini merupakan pasar potensial produk-produk dari luar negara ASEAN. Karenanya, dia berharap ke depan hasil produksi negara ASEAN lebih diutamakan.

"Pasar bebas ASEAN sejak awal bukanlah ide abstrak tapi kenyataan. Kehadirannya harus bisa dirasakan masyarakat, bukan hanya di tingkat pemerintah," tegasnya.
(izz)
Copyright ©2024 SINDOnews.com
All Rights Reserved
berita/ rendering in 0.4522 seconds (0.1#10.140)