Pendapatan Non-Aeronautika AP I Naik 337%

Rabu, 13 Mei 2015 - 02:13 WIB
Pendapatan Non-Aeronautika...
Pendapatan Non-Aeronautika AP I Naik 337%
A A A
JAKARTA - Direktur Utama PT Angkasa Pura I (AP I) Tommy Soetomo menuturkan bahwa pendapatan non-aeronautika perseroan dalam empat tahun melonjak 337%.

Menurutnya, untuk mendorong pendapatan dari sektor tersebut, perseroan telah melakukan transformasi di tiga bandara yang dikelolanya.

Ketiga bandara utama AP I yaitu Bandara Internasional Juanda Surabaya, Bandara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan Balikpapan, dan Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali telah selesai dikembangkan tahun lalu.

"Pembenahan ketiga alat produksi tersebut telah memberikan hasil nyata, yaitu adanya peningkatan pendapatan yang sangat signifikan khususnya pendapatan non-aeronautika yang meningkat 337% selama kurun waktu 2010 hingga 2014, atau rata-rata bertumbuh 84% per tahun," kata Tommy dalam rilisnya di Jakarta, Selasa (12/5/2015).

Sejak 2010, manajemen Angkasa Pura Airports bertekad memperbaiki pendapatan yang tidak hanya bersifat kuantitatif, tetapi juga secara kualitatif. Hal ini tampak dari perbaikan struktur bisnis perusahaan, dengan menjadikan pendapatan non-aeronautika sebagai kontributor penting.

"Secara bertahap, kami tidak terlalu bergantung pada pendapatan sektor aeronautika yang bertumpu pada tarif, seperti airport charges," ungkap Tommy.

Pada 2014, pendapatan non-aeronautika tercatat Rp1,9 triliun naik 79% dari Rp1,1 triliun pada 2013. Hal ini mendorong peningkatan laba operasi sebesar 70% dari Rp693 miliar pada 2013 menjadi Rp1,1 triliun pada tahun lalu.

Penguatan bisnis non-aeronautika juga dilakukan dengan pembentukan lima anak perusahaan, yaitu Angkasa Pura Hotel, Angkasa Pura Property, Angkasa Pura Logistik Supports, dan Angkasa Pura Retail. Hingga akhir 2014, pendapatan operasional anak-anak perusahaan telah mencapai Rp641 miliar.

Proporsi pendapatan non-aeronautika AP I saat ini telah mencapai 43% dari total pendapatan, jauh meningkat dibanding tahun 2010. Dengan proporsi demikian, maka perseroan telah memposisikan bandaranya setara dengan best practices bandara-bandara terbaik di dunia.

"Mengingat pada prakteknya, bandara-bandara terbaik di dunia memiliki proporsi pendapatan dari sektor non-aeronautika sedikitnya sebesar 40%," jelas Tommy.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Peduli UMKM, PT Angkasa...
Peduli UMKM, PT Angkasa Pura I (Persero) Bandara Sam Ratulangi Salurkan Bantuan Rp450 Juta
Angkasa Pura Dukung...
Angkasa Pura Dukung Layanan Penerbangan Langsung Komoditas Ekspor
Pergerakan Penumpang...
Pergerakan Penumpang pada Puncak Arus Mudik 29 April Mencapai 174.910 Penumpang
Bandara I Gusti Ngurah...
Bandara I Gusti Ngurah Rai Hadirkan Layanan Akses Internet 5G Berkecepatan Tinggi
Bandara SAMS Sepinggan...
Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan Raih Penghargaan The ACI Director General’s Roll of Excellence in Airport Service Quality
Angkasa Pura I Layani...
Angkasa Pura I Layani 3,4 Juta Penumpang Sepanjang April 2022
Berita Terkini
Bendungan Sidan dan...
Bendungan Sidan dan Keureuto Diresmikan, Brantas Abipraya Perkuat Ketahanan Air dan Pangan
2 jam yang lalu
Listrik Padam Berhari-hari,...
Listrik Padam Berhari-hari, Becak Tenaga Surya Jadi Penyelamat dari Krisis Energi
2 jam yang lalu
Next Step Bangun Jembatan...
Next Step Bangun Jembatan Dagang UMKM Indonesia ke China
3 jam yang lalu
Orang Super Kaya Indonesia...
Orang Super Kaya Indonesia Diramal Melonjak Tercepat di Dunia, tapi Kelas Menengah Menyusut
3 jam yang lalu
Dirut PTPN I Beberkan...
Dirut PTPN I Beberkan Lima Pilar Industri Perkebunan
4 jam yang lalu
rToken Bitget Catat...
rToken Bitget Catat AUM USD114 Juta, rSPCX Pimpin Minat Investor
4 jam yang lalu
Infografis
Batas Aman Makan Kue...
Batas Aman Makan Kue Lebaran Biar Berat Badan Tidak Naik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved