Perbanas: Konsolidasi Penting untuk Bank Nasional

Kamis, 21 Mei 2015 - 15:41 WIB
Perbanas: Konsolidasi...
Perbanas: Konsolidasi Penting untuk Bank Nasional
A A A
JAKARTA - Ketua Perhimpunan Bank-bank Umum Nasional (Perbanas) Sigit Pramono menilai, merger atau konsolidasi diperlukan untuk perbankan nasional.

Namun yang menjadi persoalan di Indonesia, kata Sigit adalah polemik dari rencana tersebut. Karena itu, menurut dia, perlu arah jelas dari pemilih bank.

"Pemiliknya siapa, ya pemerintah kan karena kita tidak bisa berharap pada bank swasta yang pemiliknya beragam untuk konsolidasi. Harapannya pada bank BUMN yang pemiliknya sama," paparnya di Jakarta, Kamis (21/5/2015).

Dia melanjutkan, untuk melakukan konsolidasi memang harus ada visi yang jelas ke depannya agar bank hasil konsolidasi bisa bertumbuh dengan baik.

"Saya paling mendorong konsolidasi dari dulu. Tapi pasti polemik, gaduh, makanya perlu kepemimpinan yang jelas, mau diapain bank BUMN ini. Padahal tetangga kita konsolidasi terus, banknya kuat. Kita harus pikir dengan baik-baik bank mana yang akan digabungkan dan bank mana yang tidak," tutur dia.

Sigit mengatakan bahwa salah satu persiapan untuk menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) dengan cara konsolidasi. Dalam rangka proses konsolidasi, lanjut dia, yang perlu dilakukan adalah cetak biru perbankan nasional.

Menurutnya, penyusunan cetak biru tersebut harus melibatkan para pemangku kepentingan, seperti otoritas perbankan, pemerintah, DPR, sehingga tercipta produk akhir yang sesuai harapan.

"Kalau saya ditanya, ya saya jawab konsolidasi perbankan itu perlu dilakukan di negeri ini karena bank kita terlalu kecil," tukasnya.

Dia berpendapat, untuk dapat melampaui bank pesaing di Asia, perbankan di Indonesia tidak bisa hanya mengandalkan pertumbuhan secara organik, namun juga harus melakukan merger maupun akuisisi.

(Baca: BI Imbau Perbankan Lakukan Konsolidasi)
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Hati-Hati, Nasabah Perbankan...
Hati-Hati, Nasabah Perbankan Rentan jadi Korban Kejahatan Social Engineering
Pertemuan Tahunan Perbankan...
Pertemuan Tahunan Perbankan Syariah 2024
Dana Nasabah Raib, Sistem...
Dana Nasabah Raib, Sistem Keamanan Perbankan Dipertanyakan
Lewat Media Dongeng...
Lewat Media Dongeng Perbankan, JMI Berikan Donasi Pendidikan Masyarakat Pesisir di SDN Tanjung Burung Kabupaten Banten
Bagaimana Kinerja Perbankan...
Bagaimana Kinerja Perbankan Dua Kuartal ke Depan?, Nih Hitung-hitungannya
Cermat Dalam Memilih...
Cermat Dalam Memilih Aplikasi Perbankan
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
6 jam yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
6 jam yang lalu
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
6 jam yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
7 jam yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
7 jam yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
8 jam yang lalu
Infografis
5 Buah Rendah Gula yang...
5 Buah Rendah Gula yang Aman untuk Diet, Tetap Manis dan Menyegarkan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved