IHSG Diprediksi Akan Bergerak Mixed

Senin, 25 Mei 2015 - 07:57 WIB
IHSG Diprediksi Akan...
IHSG Diprediksi Akan Bergerak Mixed
A A A
JAKARTA - Analis Reliance Securities Lanjar Nafi memperkirakan laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akan bergerak mixed cenderung terkoreksi dengan range pergerakan 5.270-5.360.

Menurutnya, secara teknikal IHSG kembali terkonsolidasi dengan membentuk pola doji star dengan candle bearish. Indikator Stochastic pun dead-cross pada area overbought dan Momentum RSI dan CCI yang mulai terlihat melemah.

"IHSG pun telah mencapai target terakhir pola bullish butterfly harmonic pattern dilevel 5.325, sehingga berpeluang besar akan terkoreksi wajar," ujarnya di Jakarta, Senin (25/5/2015).

Sementara, sentimen yang akan membanjiri akhir pekan bulan ini di antaranya tingkat penjualan rumah baru, kinerja sektor jasa dan GDP di Amerika.

Selanjutnya, tingkat penjualan eceran di Jerman dan Jepang, termasuk minimnya sentimen dari Asia membuat market akan bergerak kembali mixed hingga cenderung terkoreksi. "Saham-saham yang dapat diperhatikan di antaranya BBNI, BHIT, LPCK, dan BMTR," jelas Lanjar.

Pada perdagangan akhir pekan lalu, Lanjar menyampaikan IHSG naik sebesar 1,95 poin atau 0,04% di level 5.315,15 setelah selama perdagangan bergerak mixed hingga berada pada zona negatif.

Investor asing pun kembali mencatatkan net sell sebesar Rp516,43 miliar. Sehingga pada pekan ini investor asing telah mencatatkan penjualan cukup tinggi sebesar Rp1,17 triliun.

"Setengah dari net sell Asing pada bulan ini sebesar Rp2.23 triliun. Hal ini menunjukan pada minggu ketiga Mei, aksi capital outflow cukup besar," pungkasnya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
IHSG Menguji Support...
IHSG Menguji Support Kuat 5.780, Saatnya Masuk ke Saham Bluechips
Masuk Zona Merah Lagi,...
Masuk Zona Merah Lagi, IHSG Ditutup Turun ke Level 5.970
Parkir Seharian di Zona...
Parkir Seharian di Zona Hijau, IHSG Tutup Akhir Pekan di 5.848
Ditutup di Zona Merah,...
Ditutup di Zona Merah, IHSG Anjlok 1,76% ke Level 5.833
Bergerak 2 Arah, IHSG...
Bergerak 2 Arah, IHSG Ditutup Naik Tipis ke Level 5.834
Makin Anjlok, IHSG Ditutup...
Makin Anjlok, IHSG Ditutup Turun 1,27% ke Level 5.700
Berita Terkini
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
27 menit yang lalu
Saatnya Bayar Tagihan...
Saatnya Bayar Tagihan PBB-P2, Ada Diskon 7,5% hingga 31 Juli 2026
56 menit yang lalu
Barat Remehkan Blokade...
Barat Remehkan Blokade Selat Hormuz, Pasokan Minyak Dunia di Titik Kritis
1 jam yang lalu
MDLA Luncurkan Armada...
MDLA Luncurkan Armada Mobil Listrik, Dorong Transformasi Distribusi Rendah Emisi
4 jam yang lalu
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
10 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
11 jam yang lalu
Infografis
Harga Emas Diramal akan...
Harga Emas Diramal akan Tembus Rp2,1 Juta per Gram
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved