Dana Kelolaan Reksa Dana Saham Tergerus

Rabu, 03 Juni 2015 - 15:57 WIB
Dana Kelolaan Reksa...
Dana Kelolaan Reksa Dana Saham Tergerus
A A A
JAKARTA - Dana kelolaan reksa dana saham pada bulan lalu tergerus dibanding bulan sebelumnya karena belum didukung fundametal yang kuat.

Menurut analis PT Infovesta Utama Edbert Suryajaya, kinerja reksa dana bulan lalu masih dipengaruhi kinerja bulan sebelumnya yang mengalami koreksi tajam.

"Bulan Mei pasar mengalami rebound setelah tertekan sepanjang April, namun kenaikan itu merupakan rebound teknikal karena belum didukung publikasi data fundamental," katanya kepada Sindonews, Rabu (3/6/2015).

Dikutip dari situs resmi Otoritas Jasa Keuangan (OJK), total dana kelolaan reksa dana hingga April 2015 tercatat naik tipis sekitar Rp11,46 triliun menjadi sebesar Rp254,60 triliun dari bulan sebelumnya Rp243,14 triliun.

Meningkatnya jumlah dana kelolaan reksa dana pada bulan lalu seiring dengan meningkatnya jumlah unit penyertaan sebanyak 6,86 miliar menjadi Rp165,72 miliar dari 158,86 miliar.

Kendati meningkat, namun dana kelolaan reksa dana saham pada bulan lalu tercatat sebesar Rp50,58 triliun atau 32,17% dari total dana kelolaan keseluruhan. Porsi tersebut turun dibanding akhir April, yang membukukan dana kelolaan mencapai Rp98,63 triliun atau 40,36% dari total dana kelolaan reksa dana.

Sedangkan, reksa dana terproteksi mengontribusi 26,30% atau senilai Rp41,34 triliun. Posisi ketiga adalah reksa dana pasar uang sebesar Rp23,56 triliun atau 14,99% dari total dana kelolaan reksa dana.

Reksa dana pasar uang menggeser posisi reksa dana pendapatan tetap, yang pada bulan lalu mengalami penurunan menjadi Rp22,92 triliun atau 14,58% dari sebelumnya RpRp37,30 triliun atau sekitar 15,27%.

Reksa dana campuran membukukan dana kelolaan sebesar Rp11,02 triliun atau 7,01%, juga turun dibanding bulan sebelumnya sebesar Rp18,06.

Sementara reksa dana syariah berbasis campuran mencatat dana kelolaan sebesar Rp1,43 triliun atau 0,91%, reksa dana syariah berbasis terproteksi sebesar Rp1,08 atau 0,69%.

Reksa dana syariah berbasis saham juga anjlok menjadi Rp2,86 triliun (1,82%) dibanding akhir April sebesar Rp6,06 triliun (2,48%).

Sedangkan, reksa dana syariah berbasis pendapatan tetap Rp258,16 miliar atau 0,16%, dan reksa dana syariah pasar uang sekitar 0,35% atau Rp549,49 miliar.

Sementara dana kelolaan ETF Saham Rp422,89 miliar atau 0,27% dan ETF Indeks senilai Rp739,07 miliar atau 0,47% dari total dana kelolaan reksa dana. Adapun reksa dana indeks sebesar Rp433,33 miliar atau 0,28% dari total dana kelolaan reksa dana.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Mantan Bos Bursa Minta...
Mantan Bos Bursa Minta OJK Usut Tuntas Kasus Nasabah Minna Padi
Wujudkan Masyarakat...
Wujudkan Masyarakat Indonesia Merdeka Finansial, STAR Asset Management dan DANA Hadirkan Investasi Reksa Dana
Kolaborasi Perkuat Akses...
Kolaborasi Perkuat Akses Reksa Dana Global Syariah Berbasis USD
Distribusikan Reksadana...
Distribusikan Reksadana Pilihan, Principal Indonesia Gandeng Standard Chartered Indonesia
Kurang dari Tiga Tahun,...
Kurang dari Tiga Tahun, Jumlah Investor Reksa Dana Meningkat 39%
Kesalahan Investor Pemula...
Kesalahan Investor Pemula Saat Berinvestasi Reksa Dana
Berita Terkini
Barat Remehkan Blokade...
Barat Remehkan Blokade Selat Hormuz, Pasokan Minyak Dunia di Titik Kritis
23 menit yang lalu
MDLA Luncurkan Armada...
MDLA Luncurkan Armada Mobil Listrik, Dorong Transformasi Distribusi Rendah Emisi
3 jam yang lalu
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
9 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
9 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
10 jam yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
11 jam yang lalu
Infografis
China Luncurkan AI Baru...
China Luncurkan AI Baru Manus, Pintar Analisis Pasar Saham
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved