Produksi dan Permintaan Bikin Harga Minyak Turun

Jum'at, 19 Juni 2015 - 11:42 WIB
Produksi dan Permintaan...
Produksi dan Permintaan Bikin Harga Minyak Turun
A A A
SEOUL - Harga minyak dunia turun tipis di perdagangan hari ini karena produksi minyak mentah Amerika Serikat (AS) diperkirakan meningkat tahun ini, ditambah berlanjutnya kekhawatiran atas permintaan.

Minyak mentah AS untuk pengiriman Juli susut 4 sen menjadi USD60,41/barel pada pukul 23.02 ET atau sekitar 11.02 WIB setelah ditutup naik 53 sen pada sesi sebelumnya.

Sementara minyak brent untuk pengiriman Agustus turun 7 sen menjadi USD64,19/barel, setelah ditutup naik 39 sen pada hari kemarin.

Produsen minyak AS memproyeksikan kenaikan produksi minyak pada tahun ini, bahkan ketika mereka telah menurunkan aktivitas pengeboran untuk mengatasi kemerosotan harga minyak hampir 45%. Adapun, potensi peningkatan impor ke Amerika Serikat juga bisa menekan harga minyak.

"Turunnya harga minyak Brent/WTI meningkatkan impor daripada pembelian di dalam negeri," tulis ANZ seperti dilansir dari Reuters, Jumat (19/6/2015).

Volume minyak mentah dan minyak bumi turun AS 12% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya pada pekan lalu karena tingginya impor di tengah melambatnya pembelian dari daerah seperti North Dakota. Permintaan untuk produk minyak tetap lemah.

Sementara Petrobras, perusahaan minyak Brasil kembali mengimpor bensin dan menjualnya di harga rendah. Di Asia, pasar minyak kemungkinan menuju kuartal terburuk dalam lebih dari lima tahun terakhir karena meningkatnya pasokan dan melambatnya permintaan konsumen terbesar di kawasan ini.

Kendati demikian, Menteri Perminyakan Arab Saudi Ali al-Naimi optimistis permintaan minyak global akan meningkat dalam beberapa bulan ini, meski dia mencatat terjadi penurunan tingkat komersial dan peningkatan harga.

Sementara Rusia sebagai pemasok minyak terbesar kedua ke pasar global, dan Saudi yang merupakan eksportir minyak terbesar dunia, berencana membahas perjanjian kerja sama di sebuah forum ekonomi di St Petersburg.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Stok Seret Bikin Harga...
Stok Seret Bikin Harga Minyak Mentah Dunia Terkerek Naik
Amerika Buka Pembatasan,...
Amerika Buka Pembatasan, Harga Minyak Akan Terus Naik
Harga Minyak Ambrol...
Harga Minyak Ambrol 9% dalam Sepekan, Minggu Depan Gimana?
Harga Minyak Mentah...
Harga Minyak Mentah Dunia Melayang Dekati Posisi USD70 Per Barel
OPEC Bakal Jaga Harga...
OPEC Bakal Jaga Harga Minyak Mentah Dunia di Posisi USD70 per Barel
Tumbuh 173%, Komoditas...
Tumbuh 173%, Komoditas Minyak Mentah Jadi Primadona di 2021
Berita Terkini
Respons Purbaya soal...
Respons Purbaya soal Tren Sell Indonesia: Kita Tak Sedang Menuju Seperti 1998 Lagi
2 jam yang lalu
MNC Sekuritas & KSPM...
MNC Sekuritas & KSPM GI Universitas Pelita Bangsa Gelar Seminar Pasar Modal
2 jam yang lalu
Ukir Sejarah, BPS-PT...
Ukir Sejarah, BPS-PT Pos Indonesia Luncurkan Sampul Peringatan Edisi Khusus Sensus Ekonomi 2026
3 jam yang lalu
K-SIGN KKP di Rote Ndao...
K-SIGN KKP di Rote Ndao NTT, RI Bersiap Swasembada Garam Industri
5 jam yang lalu
Diserbu 3.800 Pengunjung,...
Diserbu 3.800 Pengunjung, PINDEX 2026 Disambut Antusias
5 jam yang lalu
Purbaya Desak Seluruh...
Purbaya Desak Seluruh Transaksi di Pelabuhan Pakai Rupiah: Kalau Ada Dolar, Saya Hajar!
5 jam yang lalu
Infografis
Israel Ancam Serang...
Israel Ancam Serang Fasilitas Nuklir dan Minyak Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved