Pertamina Antisipasi Lonjakan Konsumsi BBM

Senin, 22 Juni 2015 - 19:26 WIB
Pertamina Antisipasi...
Pertamina Antisipasi Lonjakan Konsumsi BBM
A A A
JAKARTA - PT Pertamina (Persero) menyiapkan langkah-langkah untuk mengantisipasi kenaikan konsumsi bahan bakar minyak (BBM) dan elpiji di Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) selama Ramadan-Lebaran.

Supervisor External Relation Pertamina Marketing Operation I Zainal Abidin mengatakan, setiap periode Ramadan hingga lebaran, Pertamina selalu siap memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dengan terus menjaga ketahanan stok dan mempersiapkan pengelolaan distribusi BBM dan elpiji dengan baik.

“Upaya ini kami lakukan untuk mengantisipasi peningkatan konsumsi BBM dan elpiji,” kata dia di Jakarta, Senin (22/6/2015).

Menurut dia, untuk memantau ketersediaan BBM dan elpiji serta kesiapan pelayanan masyarakat setiap region, Pertamina telah membentuk Posko Satuan Tugas (Satgas).

Adapun, langkah-langkah lainnya yang disiapkan oleh Pertamina menjamin kelancaran distribusi BBM dan elpiji, meliputi monitoring stok BBM di Terminal BBM dengan sistem komputerisasi Sistem Informasi Management Supply & Distribution (SIM S&D), pengoperasian Terminal BBM dan SPBU sepanjang 24 jam, khususnya di sepanjang jalur mudik.

“Untuk kenyamanan konsumen Pertamax Series, Pertamina juga menyediakan produk BBM nonsubsidi dalam bentuk curah dan kemasan, yaitu pertamax, pertamax plus, Pertamina Dex di SPBU,” ungkapnya.

Sementara untuk penambahan pasokan elpiji subsidi dan nonsubsidi Bright Gas dan elpiji 12 kilogram (kg) khususnya di daerah-daerah yang diperkirakan terjadi peningkatan konsumsi, Pertamina telah menunjuk agen dan pangkalan siaga elpiji dengan memaksimalkan SPBU dan modern retail outlet.

Selain itu, berkoordinasi dengan Himpunan Wiraswasta Minyak dan Gas Bumi (Hiswana Migas) dan instansi setempat untuk ketertiban harga jual dan penyediaan kebutuhan elpiji.
Sebagai informasi, dari 44 SPBU di Kepulauan Riau, 40 SPBU telah menjual elpiji 3 kg.

Pertamina merinci distribusi premium H-15 sampai H+15 lebaran di SPBU Pertamina dan mitra Pertamina di Kepulauan Riau diperkirakan naik 3% dari rata-rata harian normal 1.025 kiloliter (kl) menjadi 1.055 kl.

Sementara distribusi Solar diperkirakan relatif stabil karena telah ada sistem fuel card maupun kartu survei dengan rata-rata harian normal 249 kl.

Adapun distribusi elpiji pada Juni-Juli 2015 diperkirakan naik 4% dari distribusi bulan Mei 2015 dari 3.264 metrik ton (MT) atau sekitar 1 juta tabung menjadi 3.395 MT atau 1.131.667 tabung.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Petani Mendapat Sosialisasi...
Petani Mendapat Sosialisasi Keamanan Seiring Gas JTB Mulai Dialirkan
Pertamina Mulai Berlakukan...
Pertamina Mulai Berlakukan Transaksi Non Tunai
Penjualan Kondensat...
Penjualan Kondensat Pertamina EP Subang Field
Pertamina EP Donggi...
Pertamina EP Donggi Matindok Field Dorong Perekonomian Kelompok Wanita Banggai
PEP Prabumulih Field...
PEP Prabumulih Field Dukung Gerakan Ketahanan Pangan
Restrukturisasi Pertamina...
Restrukturisasi Pertamina Ditegaskan Sesuai Buku Putih dan Roadmap BUMN
Berita Terkini
MDLA Luncurkan Armada...
MDLA Luncurkan Armada Mobil Listrik, Dorong Transformasi Distribusi Rendah Emisi
2 jam yang lalu
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
8 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
9 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
9 jam yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
10 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
10 jam yang lalu
Infografis
Jejak Pendidikan Stella...
Jejak Pendidikan Stella Christie, Wamen yang Jadi Komisaris Pertamina Hulu Energi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved