Temasek Kuasai Saham Mayoritas Alvogen

Selasa, 23 Juni 2015 - 10:02 WIB
Temasek Kuasai Saham...
Temasek Kuasai Saham Mayoritas Alvogen
A A A
LONDON - Perusahaan investasi Singapura, Temasek, dan perusahaan ekuitas privat Eropa, CVC, akan membeli saham mayoritas di perusahaan farmasi Alvogen.

Transaksi ini menunjukkan sinyal terbaru gencarnya kesepakatan merger dan akuisisi di sektor kesehatan. Pada tahun ini saja berbagai kesepakatan merger dan akuisisi di sektor ini sudah mencapai USD250 miliar. Jumlah tersebut naik hampir dua per tiga dari setahun lalu, menurut data Thomson Reuters. ”Nilai pembelian itu tidak diumumkan, tapi nilai perusahaan itu sekitar USD2 miliar,” ungkap sumber yang tahu tentang proses pembelian saham mayoritas tersebut, dikutip kantor berita Reuters .

Wessman menjual saham di Alvogen pada perusahaan investasi Pamplona pada 2014. Para pemilik barunya termasuk grup investasi Amerika Serikat (AS), Vatera Healthcare Partners. Wessman dan Pamplona akan tetap mempertahankan sahamnya. Perusahaan yang tumbuh pesat itu sekarang memiliki 350 produk generik di pasar dan telah memasuki pasar Asia Pasifik dengan sejumlah akuisisi, termasuk perusahaan asal Korea Selatan (Korsel), Dream Pharma, tahun lalu.

”Kami telah tumbuh dari basis kecil di AS pada 2009 menjadi pemain global dengan operasional di 35 negara. Pertumbuhan kami 76% per tahun dalam enam tahun terakhir, mayoritas organik, tapi dengan akses ke jaringan dan modal dari para mitra kami, Anda jelas harus melihat lebih banyak akuisisi,” tutur Wessman.

Produsen obat generik seperti Alvogen berupaya menjadi lebih besar untuk menikmati skala ekonomi dalam manufaktur dan distribusi, sementara CVC memiliki ketertarikan dalam kesehatan melalui sejumlah kesepakatan sebelumnya, seperti saat investasi di perusahaan farmasi China, Venturepharma, pada 2012. ”Kami ingin menjadi perusahaan yang dapat menempati salah satu posisi utama di Asia Pasifik, dan di level global kami perkirakan menjadi salah satu perusahaan ternama dalam beberapa tahun dari sekarang,” ujar Wessman.

Dia menjelaskan berbagai strategi Alvogen yakni fokus di pasar negara-negara berkembang yang memiliki pertumbuhan tinggi, membangun portofolio produk yang sulit dibuat di pasar Amerika Serikat (AS), dan membangun kehadiran kuat di produksi obat bioteknologi atau semacamnya.

Obat-obat generik diproduksi saat paten untuk merek obat itu telah habis dan dijual jauh lebih murah dibandingkan produk asli milik pesaing mereka. Wessman dan timnya menghadapi peningkatan persaingan yang sangat ketat, saat para pesaing juga melakukan sejumlah akuisisi atau merger.

Salah satu pesaingnya, perusahaan asal Israel, Teva Pharmaceutical Industries, yang menawarkan akuisisi Mylan senilai USD40 miliar. Pendapatan Alvogen pada tahun ini mencapai USD750 miliar, dengan laba inti (EBITDA) sebesar USD220 juta. CVC baru saja membeli perusahaan produksi film, Stage, dan bisnis parfum Jerman, Douglas, dan baru-baru ini merekrut dealmaker Goldman Sachs, Alex Dibelius, sebagai managing partner.

Jefferies bertindak sebagai penasihat keuangan untuk konsorsium investasi itu. Adapun, Goldman Sachs sebagai penasihat Alvogen dan Pamplona. Temasek yang dibentuk pada 1974 memiliki 11 kantor secara global. Temasek memiliki portofolio senilai 223 miliar dolar Singapura pada 31 Maret 2014, yang sebagian besar di Singapura dan Asia.

Berbagai investasi Temasek mengalir ke berbagai industri, mulai dari layanan keuangan, telekomunikasi, media dan teknologi, transportasi dan industri, sains, konsumen dan real estat, serta energi dan sumber daya alam. Temasek memiliki rating kredit korporat ”AAA” oleh Moodys dan ”AAA” oleh Standard & Poors sejak rating dilakukan pada 2004.

”Sebagai institusi, kami memiliki peran dalam komunitas kami yang lebih besar. Kami menyadari bahwa faktor lingkungan, sosial, dan pemerintahan dapat berdampak pada keberlanjutan perusahaan dan bisnis dalam jangka panjang,” ungkap pernyataan Temasek di website -nya.

Syarifudin
(ftr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
BCA Kolaborasi Jurnalis...
BCA Kolaborasi Jurnalis Ekobis Makassar Kirim Bantuan ke Sulbar
Berita Terkini
Diwarnai Penguatan 307...
Diwarnai Penguatan 307 Saham, IHSG Dibuka Berbalik Menghijau ke 5.344
12 menit yang lalu
Harga Emas Hari Ini...
Harga Emas Hari Ini Turun Lagi Rp10 Ribu per Gram, Saatnya Beli Bunda?
55 menit yang lalu
Impor Energidari 41...
Impor Energidari 41 Negara, India Tak Mampu Tolak Minyak Rusia:Kami Cari yang Paling Murah!
1 jam yang lalu
Bos IMF Peringatkan...
Bos IMF Peringatkan Dunia Tak Akan Pernah Normal Lagi: Bersiap Hadapi Gelombang Krisis Baru
2 jam yang lalu
Borong Penghargaan HR...
Borong Penghargaan HR Asia 2026, Pegadaian Buktikan Diri Jadi Tempat Kerja Terbaik di Asia!
11 jam yang lalu
Implementasi PP TUNAS...
Implementasi PP TUNAS Harus Bisa Jaga Daya Saing Generasi Muda di Ekonomi Digital
11 jam yang lalu
Infografis
Anggaran Militer Israel...
Anggaran Militer Israel Tahun 2024, Mayoritas untuk Perang Gaza
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved