APRIL Group Waspadai Kebakaran Lahan

Kamis, 02 Juli 2015 - 11:11 WIB
APRIL Group Waspadai...
APRIL Group Waspadai Kebakaran Lahan
A A A
JAKARTA - Produsen bubur kayu dan kertas terintegrasi, APRIL Group, mengajak masyarakat untuk bekerja sama mencegah kebakaran hutan dan lahan.

Ini seiring dengan prediksi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) tentang gelombang panas El Nino yang akan terjadi di wilayah Indonesia hingga November mendatang. APRIL Group pun sudah menetapkan status ‘Waspada Kebakaran’ pada seluruh konsesi hutan tanamannya yang berada di Riau mulai kemarin.

Managing Director APRIL Group Indonesia Operations Tony Wenas mengatakan, pihaknya melakukan pendekatan menyeluruh berbasis masyarakat secara kolaboratif dalam pencegahan kebakaran hutan dan lahan. Menurut dia, penetapan status Rawan Kebakaran akan menjadi sinyal bagi seluruh karyawan dan masyarakat sekitar untuk mewaspadai munculnya api di area sekitar.

Rambu peringatan akan dipasang untuk menginformasikan agar masyarakat tidak menyalakan api di tempat terbuka. Kebakaran adalah ancaman bagi hutan tanaman yang menjadi sumber bahan baku APRIL Group, juga area konservasi yang dikelola perusahaan.

”Penetapan status waspada kebakaran ini akan meningkatkan kewaspadaan karyawan dan kontraktor serta masyarakat sekitar wilayah operasi perusahaan selama musim kemarau,” katanya di Jakarta, kemarin.

Sudarsono
(ftr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
BCA Kolaborasi Jurnalis...
BCA Kolaborasi Jurnalis Ekobis Makassar Kirim Bantuan ke Sulbar
Berita Terkini
Menteri PU Jawab Isu...
Menteri PU Jawab Isu Keponakan Jadi Komisaris: Lu Bisa Buktikan, Gue Kasih Umrah
2 jam yang lalu
Menteri Dody Akui Mutasi...
Menteri Dody Akui Mutasi Pejabat PU, Tapi Tepis karena Bocornya Surat Perjalanan ke AS
3 jam yang lalu
Sering Kena Zonk & Trauma...
Sering Kena Zonk & Trauma Promo PHP Saat Belanja Online? Resep Ini Dijamin Bikin Happy
3 jam yang lalu
Purbaya Tepis Main-main...
Purbaya Tepis Main-main soal Tarik Ulur Dana SAL Rp400 Triliun di Bank BUMN
3 jam yang lalu
Mengulik Pemicu Fenomena...
Mengulik Pemicu Fenomena Financial Anxiety dan Lipstick Effect di Tengah Tekanan Ekonomi
4 jam yang lalu
BCA Perkuat Platform...
BCA Perkuat Platform Digital, Transaksi Nasabah Melalui Kanal Digital Tembus 99,8%
4 jam yang lalu
Infografis
Publik Arab Senang Israel...
Publik Arab Senang Israel Mengalami Kebakaran yang Hebat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved