Pemerintah Lelang SUN Senilai Rp10 Triliun

Senin, 03 Agustus 2015 - 09:13 WIB
Pemerintah Lelang SUN...
Pemerintah Lelang SUN Senilai Rp10 Triliun
A A A
JAKARTA - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) akan melelang empat Surat Utang Negara (SUN) senilai Rp10 triliun, besok.

Seri yang akan dilelang yaitu SPN12151105 (reopening), SPN12160805 (new issuance), FR0053 (reopening), dan FR0073 (new issuance). ”Keempat SUN tersebut memiliki nominal per unit sebesar Rp1 juta,” ujar Direktur Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kemenkeu Robert Pakpahan dalam pernyataan tertulisnya di Jakarta akhir pekan lalu.

Robert mengatakan, lelang dalam mata uang rupiah ini digunakan untuk memenuhi sebagian dari target pembiayaan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2015. ”Lelang ini nantinya akan dilakukan secara terbuka (open auction ) dengan menggunakan sistem pelelangan yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia,” ujarnya.

Adapun, pembayaran bunga seri SPN akan dilakukan secara diskonto dengan tanggal jatuh tempo masing-masing 5 November 2015 dan 5 Agustus 2016. Sedangkan, pembayaran seri FR dilakukan dengan tingkat bunga tetap (fixed rate ) sebesar 8,250% dengan tanggal jatuh tempo masing-masing pada 15 Juli 2021 dan 15 Mei 2031.

”Lelang ini juga masih akan menggunakan metode harga yang beragam, peserta yang menawarkan penawaran pembelian yang kompetitif akan membayar sesuai yield yang diajukan,” kata Robert. Pemenang lelang yang mengajukan pembayaran nonkompetitif (non-competitive bids) akan membayar sesuai dengan yield rata-rata tertimbang dari penawaran pembelian kompetitif yang dinyatakan menang.

Pengamat obligasi PT Millenium Danatama Asset Desmon Silitonga memperkirakan, masih adanya over subscribe karena likuiditas masih besar dan investasi melalui SUN termasuk kategori sangat aman (zero risk ) atas jaminan dari pemerintah.

”Yield yang diberikan oleh Kemenkeu juga sangat tinggi jika dibandingkan dengan SUN di negara lain. Oleh karena itu, potensi asing untuk membeli obligasi dalam negeri masih sangat besar,” tuturnya.

Rabia edra almira
(ftr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
BCA Kolaborasi Jurnalis...
BCA Kolaborasi Jurnalis Ekobis Makassar Kirim Bantuan ke Sulbar
Berita Terkini
Pertamina EP Bukukan...
Pertamina EP Bukukan Produksi Migas 205 Ribu MBOEPD Sepanjang 2025
13 menit yang lalu
Diganjar Rating Negatif...
Diganjar Rating Negatif dari Moody's, Danantara Bilang Begini
28 menit yang lalu
Harga Emas Antam Naik...
Harga Emas Antam Naik Rp11.000 per Gram, Ini Rincian Lengkapnya
1 jam yang lalu
IHSG Pagi Ini Dibuka...
IHSG Pagi Ini Dibuka Hijau Sesaat, Lalu Ambruk Lebih dari 1%
1 jam yang lalu
Dirut BRI Hery Gunardi:...
Dirut BRI Hery Gunardi: Adopsi AI Jadi Kunci Perbankan Pertahankan Nasabah
2 jam yang lalu
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
3 jam yang lalu
Infografis
Rp603 Triliun Milik...
Rp603 Triliun Milik Amerika Serikat Habis Terbakar di Langit Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved