Inflasi Juli Diprediksi 0,8%

Senin, 03 Agustus 2015 - 09:13 WIB
Inflasi Juli Diprediksi...
Inflasi Juli Diprediksi 0,8%
A A A
JAKARTA - Bank Indonesia (BI) memprediksi inflasi pada bulan Juli tahun ini berada pada angka 0,8%. Bila dibandingkan inflasi selama lima tahun terakhir, inflasi Juli di angka 0,8% menunjukkan kondisi yang cukup terkendali.

”Tapi kalau dibandingkan dengan prediksi awal yang 1,12%, kalau 0,8% artinya di bawah prediksi. Dan itu menunjukkan lagi kondisi yang baik dari pengendalian inflasi,” kata Gubernur Bank Indonesia Agus DW Martowardojo di Jakarta akhir pekan lalu.

Dia menjelaskan, apabila disetahunkan (year on year ), inflasi per akhir Juli 2015 sekitar 7,13%. Inflasi Juli didukung oleh beberapa faktor seperti ada koreksi harga yang menurun salah satunya harga telur ayam. ”Untuk itu, BI optimistis inflasi hingga akhir tahun 2015 sesuai target awal yaitu berkisar 4% plus minus 1%,” paparnya.

Terkait ancaman El Nino, Bank Indonesia telah mengantisipasi dan berkoordinasi dengan pemerintah. ”Kami dari awal tahun sudah antisipasi dan sudah berkoordinasi dengan pemerintah tentang risiko El Nino. Tahun lalu juga khawatir dengan risiko El Nino tapi tidak terjadi,” papar Agus.

Namun, jika tahun ini ancaman El Nino datang, dia meyakini pemerintah sudah mempersiapkan dengan menjaga pasokan pangan selama tahun ini. ”Masih akan kita lihat, tapi yang paling penting adalah tersedianya pasokan dan distribusi dengan baik. Kalau pasokan tersedia dan distribusi baik, pasti harga akan terjaga,” tandasnya. Jadi, lanjut Agus, masih tersedianya pasokan dan distribusi akan menjadi isu yang harus diperhatikan agar inflasi tetap terjaga.

Ekonom Bank BNI Ryan Kiryanto memprediksi, inflasi di bulan Juli 2015 berada pada kisaran 0,65-0,75%. Inflasi pada bulan Juli akibat dampak dari lonjakan konsumsi sembako, transportasi, serta komunikasi jelang dan selama dan pasca-Idul Fitri.

Ryan mengatakan, El Nino akan terasa 1-2 bulan ke depan ketika produksi bahan pangan menyusut karena beberapa daerah lumbung beras, jagung, dan kedelai mengalamikekeringan sehingga mengganggu panen raya. Untuk itu, pemerintah harus bisa mengantisipasi ancaman El Nino karena akan berdampak buruk bagi sektor pertanian dan perkebunan secara umum.

”Upayakan aliran sungai, waduk dan dam tetap lancar dengan debit air memadai. Bulog juga harus siap-siap antisipasi jika ada kelangkaan komoditas dengan cara turun ke pasar untuk cegah lonjakan harga. Jika perlu, keran impor dibuka agar pasokan tidak terkendala,” kata dia kepada KORAN SINDO .

Pengamat ekonomi Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Eko Listianto mengatakan, kemungkinan inflasi Juli memang akan berada di bawah 1%. ”Gejolak harga berbagai kebutuhan pokok di bulan Juli meskipun mengalami peningkatan seiring hari raya lebaran namun fluktuasinya rata-rata masih wajar sehingga angka inflasinya masih terkendali,” katanya saat dihubungi.

Dengan capaian inflasi Juli yang cukup terkendali dan potensi inflasi yang semakin melandai dalam bulan-bulan ke depan, diharapkan tidak terjadi kenaikan BI Rate yang dapat menekan sektor riil. Dia juga menyebut, El Nino memang berpotensi memicu inflasi, terutama inflasi bahan makanan.

Dengan demikian, kemampuan penyediaan dan distribusi bahan makanan masih akan menjadi tantangan bagi pemerintah dalam meredam inflasi di sisa waktu 2015.

Kunthi fahmar sandy
(ftr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
BCA Kolaborasi Jurnalis...
BCA Kolaborasi Jurnalis Ekobis Makassar Kirim Bantuan ke Sulbar
Berita Terkini
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
2 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
2 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
2 jam yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
4 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
4 jam yang lalu
BRI Life Ungkap Peran...
BRI Life Ungkap Peran Mitra Stategis Selama 4 Dekade
4 jam yang lalu
Infografis
Pulau Kucing Diprediksi...
Pulau Kucing Diprediksi Punah dalam Beberapa Tahun Mendatang
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved