Jokowi Sebut Ekonomi RI Masuk Lima Besar Dunia
Senin, 10 Agustus 2015 - 13:34 WIB
Jokowi Sebut Ekonomi RI Masuk Lima Besar Dunia
A
A
A
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyebut pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal II/2015 sebesar 4,7% masuk lima besar di dunia. (Baca: Ekonomi RI Kuartal II Hanya Tumbuh 4,67%).
"Yang diangkat (media) kita (Indonesia) melemah, padahal negara lain melambat, kita masih lima besar. Kalau ada yang pesimis salah," ujarnya di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Senin (10/8/2015).
Menurutnya, perlambatan ekonomi yang dialami banyak negara akibat melambatnya ekonomi global. Jokowi menegaskan, jangan merasa hanya terjadi di Tanah Air.
"Ada yang turun 1,5%-2%, kita turun 0,3% sudah ramai, kita lihat nanti di semester kedua," jelas Jokowi.
Mantan Gubernur DKI Jakarta ini menambahkan bahwa realisasi belanja modal untuk infrastruktur di BUMN masih sedikit. Pemerintah akan mendorong lebih maksimal di semester dua.
"Belanja di BUMN Rp120 triliun sampai Rp130 triliun. Baru dimulai semester kedua, ini jadi kalau ada perlambatan 0,3% karena perlambatan ekonomi dunia," pungkas dia. (Baca: Jokowi Dapat Laporan Serapan Anggaran Bisa 93%).
Baca juga:
Ini yang Bikin Ekonomi RI Makin Lesu
Pemerintah Harus Realistis Sikapi Pertumbuhan Ekonomi
Mustahil Ekonomi RI Semester II Tumbuh 5,7%
"Yang diangkat (media) kita (Indonesia) melemah, padahal negara lain melambat, kita masih lima besar. Kalau ada yang pesimis salah," ujarnya di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Senin (10/8/2015).
Menurutnya, perlambatan ekonomi yang dialami banyak negara akibat melambatnya ekonomi global. Jokowi menegaskan, jangan merasa hanya terjadi di Tanah Air.
"Ada yang turun 1,5%-2%, kita turun 0,3% sudah ramai, kita lihat nanti di semester kedua," jelas Jokowi.
Mantan Gubernur DKI Jakarta ini menambahkan bahwa realisasi belanja modal untuk infrastruktur di BUMN masih sedikit. Pemerintah akan mendorong lebih maksimal di semester dua.
"Belanja di BUMN Rp120 triliun sampai Rp130 triliun. Baru dimulai semester kedua, ini jadi kalau ada perlambatan 0,3% karena perlambatan ekonomi dunia," pungkas dia. (Baca: Jokowi Dapat Laporan Serapan Anggaran Bisa 93%).
Baca juga:
Ini yang Bikin Ekonomi RI Makin Lesu
Pemerintah Harus Realistis Sikapi Pertumbuhan Ekonomi
Mustahil Ekonomi RI Semester II Tumbuh 5,7%
(izz)
Lihat Juga :