Obligasi Telkom Rp7 Triliun Oversubscribed

Senin, 10 Agustus 2015 - 14:39 WIB
Obligasi Telkom Rp7...
Obligasi Telkom Rp7 Triliun Oversubscribed
A A A
JAKARTA - PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (Telkom) telah menerbitkan surat utang (obligasi) sebesar Rp7 triliun dan banyaknya investor yang berminat menyebabkan obligasi ini kelebihan permintaan (oversubcribed).

Direktur Utama Telkom Alex J Sinaga mengatakan, obligasi tersebut memiliki tenor hingga 30 tahun. Meskipun memiliki jangka waktu panjang, tidak menyurutkan permintaan investor terhadap aksi korporasi Telkom.

"Selama ini investor maunya pinjaman jangka pendek, kita tawarkan hingga 30 tahun, ternyata banyak yang oke, tapi kita tidak bisa menyerap semua," kata Alex di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Senin (10/8/2015).

Ke depan, tidak menutup kemungkinan bagi perseroan untuk menerbitkan obligasi kembali. Pasalnya, Telkom melalui anak usaha PT Telkomsel memang tengah mengembangkan infrastruktur telekomunikasi di Indonesia.

"Kami lebih memilih pendanaan melalui bursa bukan bank, dari obligasi ini kita bisa menyerap 60%, kalau butuh dana lagi bisa kembali lewat bursa," ujarnya.

Menurut Alex, dari total perolehan dana obligasi sebesar Rp7 triliun, sebagian besar atau 90% akan digunakan untuk pembangunan infrastruktur. Sementara sisanya, sebesar 10% akan digunakan perseroan untuk akuisisi.

"Pembangunan tower akan dibangun sesuai kebutuhan Telkomsel. Program utama kita ada dua, Telkomsel harus berlanjut pertumbuhannya dan kita ekspansi di digital network melalui fiber optik," jelasnya.

Terkait prospek pendapatan di paruh II tahun ini, kata Alex, perseroan masih optimistis. Hal tersebut sudah terlihat dari pendapatan dan laba bersih Telkom yang tetap tumbuh, meskipun tipis di semester I/2015.

"Semester II ini kami lebih optimis, bisa dilihat dari pencapaian di semester I karena pembangunannya masih nyambung sejak awal tahun," tuturnya.

Sebagai catatan, Telkom sepanjang semester I/2015 berhasil membukukan laba bersih sebesar Rp7,45 triliun atau tumbuh 2,2%. Sementara pendapatan tercatat sebesar Rp48,84 triliun tumbuh 12,2% dari tahun lalu yang tercatat Rp43,54 triliun.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Kolaborasi Telkom dan...
Kolaborasi Telkom dan Conversant Hadirkan Solusi Distribusi Konten Digital Cepat dan Aman
Lima Tahun Beruntun...
Lima Tahun Beruntun Terbaik! Telkomsel Buktikan Keunggulan HR dengan Sentuhan AI di HR Asia Awards 2025
Optimalkan ESG dalam...
Optimalkan ESG dalam Strategi Korporasi, Telkom Hadirkan Dampak Positif bagi Masyarakat dan Lingkungan
Antares Eazy Permudah...
Antares Eazy Permudah Pemantauan Pemeliharaan Gedung Sekolah Berbasis AI
Telkom Bagikan Dividen...
Telkom Bagikan Dividen Rp14,86 Triliun
Gelar RUPST Tahun Buku...
Gelar RUPST Tahun Buku 2023, Telkom Bagikan Dividen Rp17,68 Triliun
Berita Terkini
Inflasi Kembali Muncul,...
Inflasi Kembali Muncul, Penting bagi Trader Mengamati Rilis CPI Berikutnya
1 jam yang lalu
Uang Beredar Tumbuh...
Uang Beredar Tumbuh 8,7%, Per Juni 2026 Tembus Rp10.432,8 Triliun
1 jam yang lalu
Pajak Ekonomi Digital...
Pajak Ekonomi Digital per Juni 2026 Capai Rp54,71 Triliun, Kripto Sumbang Rp2,09 T
1 jam yang lalu
Mengapa Didimax Menjadi...
Mengapa Didimax Menjadi Pilihan Banyak Trader? Ternyata ini Alasannya
2 jam yang lalu
Kunjungi Rest Area Cipularang,...
Kunjungi Rest Area Cipularang, COO Danantara Puji Transformasi Layanan Tol Jasa Marga
2 jam yang lalu
Harga Emas Naik 5 Ribu...
Harga Emas Naik 5 Ribu Hari Ini, Termurah Dijual Rp1.370.000
3 jam yang lalu
Infografis
Arab Saudi Bangun Jalur...
Arab Saudi Bangun Jalur Kereta Api Landbridge Rp116 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved