Harga Minyak Dunia Turun Dekati Posisi Terendah 6 Tahun

Senin, 17 Agustus 2015 - 10:27 WIB
Harga Minyak Dunia Turun...
Harga Minyak Dunia Turun Dekati Posisi Terendah 6 Tahun
A A A
SINGAPURA - Harga minyak dunia turun mendekati posisi terendah dalam enam tahun pada hari ini, karena ekonomi Jepang mengalami kontraksi dan produsen di Amerika Serikat menambahkan pengeboran rig selama sepekan berturut-turut.

Seperti dikutip dari Reuters, Senin (17/8/2015), ekonomi Jepang sebagai negara terbesar kedua di Asia dan ketiga di dunia, menyusut pada kuartal kedua dari tahun sebelumnya. Hal ini menambah kekhawatiran bahwa perlambatan di ekonomi terbesar di Asia akan membebani permintaan minyak.

Minyak mentah AS, atau West Texas Intermediate (WTI) diperdagangkan 57 sen lebih rendah sebesar USD41,93 per barel pada pukul 02.11 GMT, dekat ke posisi terendah lebih dari enam tahun.

Sementara, harga minyak mentah brent berjangka turun 65 sen menjadi USD48,54 per barel, masih jauh dari posisi terendah selama 2015 yang sebesar USD45,19.

Perusahaan-perusahaan energi AS menambahkan rig minyak selama sepekan berturut-turut dengan jumlah tertinggi sejak awal Mei. Peningkatan kemungkinan mencerminkan bagaimana periode harga stabil awal musim panas ini, ketika minyak AS diperdagangkan di atas USD60 per barel.

"Pemulihan terbaru dalam hitungan rig minyak mendukung harapan kami bahwa produsen AS dapat dan akan meningkat aktivitas dengan harga WTI mendekati USD60 per barel, mengingat biaya kembali turun 30%," kata analis di Goldman Sachs mengatakan dalam sebuah catatan kepada klien.

Citigroup Inc menurunkan prospek harga minyak mentah, mengutip fundamental pasar yang lemah, termasuk pasokan meningkat dari OPEC dan pertumbuhan permintaan di China dan pasar negara berkembang.

The Wall Street Bank menurunkan perkiraan harga brent sebesar USD54 per barel untuk 2015 dan USD53 di 2016 dari sebelumnya masing-masing USD58 dan USD63.

Produsen minyak di Amerika Serikat akan diberikan outlet pasar tambahan, setelah pemerintahan Obama menyetujui penjualan minyak mentah terbatas ke Meksiko untuk pertama kalinya.

Meskipun volume terbatas dari sekitar 100.000 barel per hari, bergerak ke arah membebaskan perdagangan akan menyenangkan US produsen minyak, yang mengatakan pembatasan memaksa mereka untuk menjual minyak di bawah harga pasar global.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Stok Seret Bikin Harga...
Stok Seret Bikin Harga Minyak Mentah Dunia Terkerek Naik
Amerika Buka Pembatasan,...
Amerika Buka Pembatasan, Harga Minyak Akan Terus Naik
Harga Minyak Mentah...
Harga Minyak Mentah Dunia Melayang Dekati Posisi USD70 Per Barel
Harga Minyak Ambrol...
Harga Minyak Ambrol 9% dalam Sepekan, Minggu Depan Gimana?
OPEC Bakal Jaga Harga...
OPEC Bakal Jaga Harga Minyak Mentah Dunia di Posisi USD70 per Barel
Harga Minyak Mentah...
Harga Minyak Mentah Turun Saat Badai Musim Dingin Bekukan Kilang AS
Berita Terkini
Pertamina Foundation...
Pertamina Foundation Tanamkan Peduli Lingkungan Usia Dini
10 menit yang lalu
Panda Bond Indonesia...
Panda Bond Indonesia Raih Rating AAA, Purbaya: Ada yang Bilang Saya Bohong
26 menit yang lalu
Indonesia Perlu Arah...
Indonesia Perlu Arah Kebijakan Baru Jadi Pusat Hilirisasi Sawit Dunia
38 menit yang lalu
Tingkatkan Nilai Jual...
Tingkatkan Nilai Jual TBS, 133 Pekebun Muara Enim Ikuti Pelatihan Panen Sawit
58 menit yang lalu
Tembus Blokade Laut...
Tembus Blokade Laut Merah, Tanker Raksasa China Bawa Pulang 4 Juta Barel Minyak Arab Saudi
1 jam yang lalu
Proses Pemeliharaan...
Proses Pemeliharaan dan Pengisian Galon Bermerek Dipastikan Penuhi Standar Industri
1 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved