Pemerintah Bantah Panik Hadapi Gejolak Ekonomi

Kamis, 27 Agustus 2015 - 23:31 WIB
Pemerintah Bantah Panik...
Pemerintah Bantah Panik Hadapi Gejolak Ekonomi
A A A
JAKARTA - Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno membantah pemerintah saat ini tengah panik menghadapi tantangan ekonomi global, yang berdampak pada gejolak perekonomian nasional.

Dia mengakui, tantangan ekonomi yang harus dihadapi Indonesia sangat nyata. Mulai dari krisis ekonomi Yunani yang berpengaruh terhadap Eropa, dolar Amerika Serikat (USD) yang pulang kampung, hingga devaluasi yang dilakukan China terhadap mata uangnya, yuan. (Baca: China Kolaps Seret Seperempat Negara di Dunia)

"Tantangannya itukan nyata. Jadi, ada pergeseran peta ekonomi global yang nyata. Dan kita harus bergerak," ujarnya di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (27/8/2015).

Menurut Pratikno, pemerintah harus serius menghadapi tantangan ekonomi tersebut. Kendati demikian, hal ini bukan berarti pemerintah panik menghadapi guncangan yang terjadi terhadap perekonomian Indonesia. (Baca: USD Mahal, Wisata ke Luar Negeri Merosot Hampir 50%)

"‎Ini bukan masalah panik. Tetapi masalah waspada dan bekerja keras bersama-sama. Bahwa kita berada di kapal yang sama‎," tandasnya.

Baca juga:

Solusi HT Atasi Pelemahan Ekonomi

Jangan Remehkan Kondisi Ekonomi

HT: Kebijakan Penghambat Investasi Harus Direvisi

HT: Rupiah Terus Melemah Kesenjangan Meningkat

Utang Menumpuk, AS Diramal Akan Bangkrut seperti Yunani

Ekonomi Melemah, Bos IMF Akan Datangi Indonesia
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Membaca Ketahanan Ekonomi...
Membaca Ketahanan Ekonomi RI dalam Dinamika Global Kuartal III 2025
Indonesia Butuh Rp47.587,3...
Indonesia Butuh Rp47.587,3 Triliun untuk Pertumbuhan Ekonomi 8%
Bahaya! Deflasi Hantam...
Bahaya! Deflasi Hantam Ekonomi RI 5 Bulan Beruntun
Prabowo Sering Diejek...
Prabowo Sering Diejek karena Targetkan Pertumbuhan Ekonomi 8%
Pertumbuhan Ekonomi...
Pertumbuhan Ekonomi Sulawesi Selatan Kuartal I Tahun 2024
Dorong Industri Event...
Dorong Industri Event untuk Pertumbuhan Ekonomi Nasional
Berita Terkini
Diganjar Rating Negatif...
Diganjar Rating Negatif dari Moody's, Danantara Bilang Begini
21 menit yang lalu
Harga Emas Antam Naik...
Harga Emas Antam Naik Rp11.000 per Gram, Ini Rincian Lengkapnya
55 menit yang lalu
IHSG Pagi Ini Dibuka...
IHSG Pagi Ini Dibuka Hijau Sesaat, Lalu Ambruk Lebih dari 1%
1 jam yang lalu
Dirut BRI Hery Gunardi:...
Dirut BRI Hery Gunardi: Adopsi AI Jadi Kunci Perbankan Pertahankan Nasabah
2 jam yang lalu
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
3 jam yang lalu
Saatnya Bayar Tagihan...
Saatnya Bayar Tagihan PBB-P2, Ada Diskon 7,5% hingga 31 Juli 2026
3 jam yang lalu
Infografis
8 Kebijakan Baru Pemerintah...
8 Kebijakan Baru Pemerintah Hadapi Tekanan Global! WFH hingga MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved