Bawang Merah Sumbang Deflasi Terbesar Agustus

Selasa, 01 September 2015 - 14:29 WIB
Bawang Merah Sumbang...
Bawang Merah Sumbang Deflasi Terbesar Agustus
A A A
JAKARTA - Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Suryamin mencatat bawang merah memiliki andil utama dalam pencapaian deflasi Agustus 2015. Penurunan harganya mencapai 15,92% sehingga andil terhadap deflasinya 0,08%.

Terjadi penurunan harga bawang merah di 77 kota IHK, tertinggi di Banyuwangi 36% dan Tanjung sebesar 32%. "Tarif angkutan udara, juga turut andil. Penurunan harganya 4,7%. Andil terhadap deflasi 0,07%. Ini karena permintaan jasa angkutan berkurang setelah lewat libur dan Lebaran. Penurunannya terjadi di 37 kota IHK dan tertinggi di Singkawang 44% dan Manado 30%‎," kata Suryamin di Gedung BPS, Selasa (1/9/2015).

Kemudian, tarif angkutan antar kota juga mengalami penurunan dan turut memberikan andil, karena terlepas dari musim puasa dan Lebaran di Indonesia. Penurunannya mencapai 6,08% dengan andil 0,05%. Terjadi penurunan di 40 kota IHK dengan yang tertinggi di Purwokerto 26%, Cirebon dan Jember 22%.

"Berikutnya adalah tomat sayur. Penurunan harganya mencapai 8,04% dengan andil 0,02%. Ini karena pasokannya banyak terutama di awal-awal musim panas ini. Sisa tanamnya di musim lalu juga masih banyak. Terjadi penurunan di 52 kota IHK, tertinggi di Manado 41% dan Gorontalo 37%," kata Suryamin.

Emas perhiasan juga ikut menyumbang deflasi. Penurunan harganya mencapai 1,1% dengan andil 0,01%. Ini dikarenakan emas mengikuti harga internasional. Terjadi penurunan di 61 kota IHK, tertinggi di Tanjung Pandan 4% dan Singkawang 3%.

"Kemudian tarif kereta api. Penurunan harganya mencapai 5,46% dengan andil 0,01%. Ini normal lagi ya setelah lebaran kemarin. Terus penurunan terjadi di 19 kota IHK dan tertinggi di Cirebon 39%," pungkasnya.

Baca Juga:

Ini 10 Besar Komoditas Penyumbang Inflasi Agustus

Inflasi Agustus 0,39% Terendah dalam Lima Tahun
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Terima Data Inflasi...
Terima Data Inflasi 2,84% dan Pertumbuhan Ekonomi 5,11%, Jokowi: Segar kalau Seperti Ini
Inflasi Bulan Maret...
Inflasi Bulan Maret 2025 Mencapai 1,65 Persen
Badan Pusat Statistik...
Badan Pusat Statistik : Inflasi 2021 Capai 1,87 Persen
Inflasi Mei Diperkirakan...
Inflasi Mei Diperkirakan Mencapai 0,31 Persen
Prediksi Inflasi September...
Prediksi Inflasi September 2022 Efek Kenaikan Harga BBM
Angka Inflasi Jawa Barat...
Angka Inflasi Jawa Barat Tertinggi
Berita Terkini
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
18 menit yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
1 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
1 jam yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
1 jam yang lalu
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
1 jam yang lalu
LPPOM Paparkan Peluang...
LPPOM Paparkan Peluang Industri Halal Indonesia di Tokyo
1 jam yang lalu
Infografis
10 Kementerian/Lembaga...
10 Kementerian/Lembaga dengan Anggaran Terbesar di 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved