Jokowi Minta Hong Kong Tingkatkan Investasi di RI
Kamis, 17 September 2015 - 15:29 WIB
Jokowi Minta Hong Kong Tingkatkan Investasi di RI
A
A
A
JAKARTA - Pemerintah Republik Indonesia (RI) meminta pemerintah Hong Kong meningkatkan investasinya di Tanah Air.
Hal demikian salah satu hasil pertemuan antara Presiden Joko Widodo (Jokowi) dengan Pemimpin Hong Kong, C.Y Leung di Istana Merdeka, hari ini.
Menurut Jokowi, investasi Hong Kong di Indonesia masih sangat minim, baru sekitar USD600 juta atau setara Rp8,64 triliun (kurs Rp14.400/USD).
"(Investasi mereka) Bisa ditingkatkan berlipat," ujar Presiden Jokowi di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (17/9/2015).
Dalam pertemuan tersebut, mantan Gubernur DKI Jakarta ini mengaku telah menyampaikan kepada C.Y Leung mengenai sejumlah proyek yang bisa digarap Hong Kong di dalam negeri.
"Misalnya pembangkit listrik, pelabuhan, kereta api di luar Jawa," tutur Jokowi.
Dari hasil pertemuan ini, pemimpin Hong Kong akan menyampaikan kepada para investor di sana mengenai keinginan pemerintah Indonesia tersebut.
Sebagai imbalan, pemerintah Hong Kong juga meminta nilai perdagangan Indonesia ditingkatkan di sana.
Di samping investasi dan perdagangan, perlindungan warga negara Indonesia di Hong Kong pun dibahas antara Presiden Jokowi dengan pemimpin Hong Kong.
"Tadi saya mengucapkan terima kasih karena perlindungan kepada WNI kita benar-benar dijaga," ungkapnya.
Kendati demikian, menurut dia, pertemuan tersebut belum menghasilkan kesepakatan tertulis.
Hal demikian salah satu hasil pertemuan antara Presiden Joko Widodo (Jokowi) dengan Pemimpin Hong Kong, C.Y Leung di Istana Merdeka, hari ini.
Menurut Jokowi, investasi Hong Kong di Indonesia masih sangat minim, baru sekitar USD600 juta atau setara Rp8,64 triliun (kurs Rp14.400/USD).
"(Investasi mereka) Bisa ditingkatkan berlipat," ujar Presiden Jokowi di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (17/9/2015).
Dalam pertemuan tersebut, mantan Gubernur DKI Jakarta ini mengaku telah menyampaikan kepada C.Y Leung mengenai sejumlah proyek yang bisa digarap Hong Kong di dalam negeri.
"Misalnya pembangkit listrik, pelabuhan, kereta api di luar Jawa," tutur Jokowi.
Dari hasil pertemuan ini, pemimpin Hong Kong akan menyampaikan kepada para investor di sana mengenai keinginan pemerintah Indonesia tersebut.
Sebagai imbalan, pemerintah Hong Kong juga meminta nilai perdagangan Indonesia ditingkatkan di sana.
Di samping investasi dan perdagangan, perlindungan warga negara Indonesia di Hong Kong pun dibahas antara Presiden Jokowi dengan pemimpin Hong Kong.
"Tadi saya mengucapkan terima kasih karena perlindungan kepada WNI kita benar-benar dijaga," ungkapnya.
Kendati demikian, menurut dia, pertemuan tersebut belum menghasilkan kesepakatan tertulis.
(rna)
Lihat Juga :