Ini Arahan JK agar Cadangan Devisa Tak Terus Merosot

Selasa, 22 September 2015 - 14:03 WIB
Ini Arahan JK agar Cadangan...
Ini Arahan JK agar Cadangan Devisa Tak Terus Merosot
A A A
JAKARTA - Wakil Presiden (Wapres) RI Jusuf Kalla (JK) hari ini menggelar pertemuan degan Menteri Keuangan (Menkeu) Bambang Brodjonegoro, Gubernur Bank Indonesia (BI) Agus Martowardojo, dan Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Muliaman D Hadad untuk membahas kondisi cadangan devisa (cadev) Indonesia yang terus merosot.

Bambang mengungkapkan, dalam pertemuan tersebut JK memberikan arahan agar devisa yang masuk ke Indonesia bisa lebih banyak, salah satunya dengan memudahkan ekspor.

"‎Kemudian, kalau sudah ekspor bagaimana hasil ekspor itu bisa masuk ke sistem perbankan di Indonesia," katanya di Kantor Wapres, Jakarta, Selasa (22/9/2015).

Mantan Wamenkeu ini menyebutkan, penerapan letter of credit (L/C) dalam kegiatan ekspor sejatinya dapat menolong agar devisa hasil ekspor (DHE) dapat terserap lebih besar lagi oleh sistem perbankan Indonesia. Namun, setelah itu yang harus dilakukan adalah agar DHE dapat bertahan lebih lama di sistem perbankan Tanah Air.

Atas dasar itu, lanjut Bambang, cadev Indonesia menjadi lebih besar, serta suplai dolar pun akan menjadi lebih banyak. "Kalau suplai dolar itu lebih banyak mudah-mudahan rupiah tidak volatile kalau ada guncangan eksternal, itu intinya," tutur dia.

Sayangnya, Bambag masih belum bisa menjelaskan lebih rinci terkait kebijakan yang akan disiapkan untuk meningkatkan cadev tersebut. "Nanti kita siapkan (kebijakan), kita belum bisa sampaikan sekarang, karena ada hal yang sedang kita siapkan," ujarnya.

Sebelumnya, Gubernur Bank Indonesia (BI) Agus Martowardojo mengungkapkan, cadev RI saat ini berada di posisi USD103 miliar atau sekitar Rp1.491 triliun (kurs Rp14.480/USD). Angka ini turun dibanding cadev akhir Agustus 2015, sebesar USD105,6 miliar atau Rp1.529 triliun.

Namun, angka ini masih bisa naik dengan dukungan ekspor dalam negeri ke negara-negara mitra dagang Indonesia. "Tapi itu, masih bisa naik dari ekspor minyak dan lain-lain ya," ujar Agus saat rapat kerja di DPR RI, kemarin.

Baca Juga:

Cadev Turun, JK Instruksikan BI Genjot Ekspor

Cadangan Devisa RI Turun Jadi Rp1.491 Triliun

Gubernur BI Klaim Cadev Masih Baik meski Merosot
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Cadangan Devisa Indonesia...
Cadangan Devisa Indonesia Akhir September Turun Jadi 130,8 Miliar Dolar AS
Peningkatan Cadev Dipengaruhi...
Peningkatan Cadev Dipengaruhi Dua Faktor, Trennya Bakal Berlanjut
Ekonom Sebut Cadangan...
Ekonom Sebut Cadangan Devisa RI Masih Aman Meski Menurun
Cadev Naik Saat Ekspor...
Cadev Naik Saat Ekspor dan Devisa Pariwisata Anjlok Sinyal Abnormal, Apa Jawabannya
Cadangan Devisa Indonesia...
Cadangan Devisa Indonesia Naik Jadi USD137,1 Miliar
Cadangan Devisa Akhir...
Cadangan Devisa Akhir September 2021 Meningkat Jadi Rp2.092 Triliun
Berita Terkini
Bahlil Ungkap Penyebab...
Bahlil Ungkap Penyebab Pemadaman Listrik di Sejumlah Daerah, Janji Pulih Cepat
3 jam yang lalu
Indodax Diapresiasi...
Indodax Diapresiasi Atas Edukasi dan Pengembangan Pasar Aset Kripto
3 jam yang lalu
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Rp16.250, Bahlil: Sudah Diperhitungkan Secara Bijak
3 jam yang lalu
Lewat Program Pondasi,...
Lewat Program Pondasi, Brahma Binabakti Renovasi Rumah Tak Layak di Muaro Jambi
4 jam yang lalu
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Jadi Rp16.250, Bos Pertamina: Telah Mempertimbangkan Daya Beli Masyarakat
4 jam yang lalu
Janji Manis Ledakan...
Janji Manis Ledakan Ekonomi Piala Dunia 2026, Awas! Tensi Geopolitik Bisa Bikin Zonk
4 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved