Harga Minyak Dunia Naik Tipis karena Stok Terkikis
Rabu, 23 September 2015 - 10:04 WIB
Harga Minyak Dunia Naik Tipis karena Stok Terkikis
A
A
A
SINGAPURA - Harga minyak dunia naik tipis pada Rabu pagi setelah stok minyak mentah Amerika Serikat (AS) diperkirakan terkikis pada pekan lalu. Sementara kelebihan pasokan minyak sebelumnya telah memangkas harga lebih dari separuh sejak Juni 2014.
American Petroleum Institute (API) melaporkan bahwa stok minyak mentah AS turun 3,7 juta barel pekan lalu, dengan pengiriman dari Cushing, Oklahoma AS turun hampir 500.000 barel.
Minyak mentah AS West Texas Intermediate (WTI) diperdagangkan pada USD46,56/barel pada pukul 08.51 WIB, naik 20 sen dari penutupan terakhir. Sementara minyak Brent berada di USD49,19/barel, naik 11 sen.
"Minyak, seperti komoditas lainnya, di tengah-tengah banjir pasokan. Kebanyakan mengatakan ada lebih dari 2,5 juta barel di pasar setiap hari tanpa dibutuhkan," kata salah seorang pedagang minyak mentah, seperti dikutip dari Reuters, Rabu (23/9/2015).
Tekanan juga bisa berasal dari komoditas lain, yang telah jatuh akibat perlambatan ekonomi China. Misalnya, tembaga di London Metal Exchange ditutup anjlok 3,6% menjadi USD5.080/ton, penurunan satu hari terbesar sejak 7 Juli dan batu bara termal ditutup pada USD50/ton, terendah sejak 2003.
American Petroleum Institute (API) melaporkan bahwa stok minyak mentah AS turun 3,7 juta barel pekan lalu, dengan pengiriman dari Cushing, Oklahoma AS turun hampir 500.000 barel.
Minyak mentah AS West Texas Intermediate (WTI) diperdagangkan pada USD46,56/barel pada pukul 08.51 WIB, naik 20 sen dari penutupan terakhir. Sementara minyak Brent berada di USD49,19/barel, naik 11 sen.
"Minyak, seperti komoditas lainnya, di tengah-tengah banjir pasokan. Kebanyakan mengatakan ada lebih dari 2,5 juta barel di pasar setiap hari tanpa dibutuhkan," kata salah seorang pedagang minyak mentah, seperti dikutip dari Reuters, Rabu (23/9/2015).
Tekanan juga bisa berasal dari komoditas lain, yang telah jatuh akibat perlambatan ekonomi China. Misalnya, tembaga di London Metal Exchange ditutup anjlok 3,6% menjadi USD5.080/ton, penurunan satu hari terbesar sejak 7 Juli dan batu bara termal ditutup pada USD50/ton, terendah sejak 2003.
(rna)
Lihat Juga :