Emas Global Terkoreksi, Harga Jual Emas Antam Tetap

Senin, 28 September 2015 - 08:54 WIB
Emas Global Terkoreksi,...
Emas Global Terkoreksi, Harga Jual Emas Antam Tetap
A A A
JAKARTA - Harga jual emas PT Aneka Tambang Tbk (Antam) pada perdagangan hari ini tetap, sedangkan beli kembali (buyback) naik Rp2.000/gram. Harga itu di tengah terkoreksinya harga emas global.

Dilansir dari situs resmi Logammulia.com, Senin (28/9/2015), harga jual emas Antam tetap di Rp586.000/gram. Harga buyback emas menjadi Rp510.000/gram dari Rp508.000/USD.

Adapun, emas ukuran 2 gram dihargai Rp1.132.000, dengan harga per gram Rp566.000. Harga emas 3 gram dipatok Rp1.680.000 dengan harga Rp560.000/gram. Harga emas 4 gram senilai Rp2.228.000 dengan harga per gram Rp557.000.

Selain itu, harga jual emas 5 gram ditetapkan Rp2.785.000 dengan harga per gram Rp557.000. Harga emas 10 gram dijual Rp5.520.000, dengan harga per gram Rp552.000.

Harga emas 25 gram Rp13.725.000 dengan harga per gram Rp549.000. Harga emas 50 gram sebesar Rp27.400.000, dengan harga per gram Rp548.000.

Kemudian, harga emas 100 gram sebesar Rp53.750.000, dengan harga per gram Rp547.500. Harga emas 250 gram mencapai Rp136.750.000, dengan harga per gram Rp547.000. Emas ukuran 500 gram dihargai Rp273.300.000, dengan harga per gram Rp546.600.

Sementara emas global turun pada hari Senin, berjuang untuk pulih dari koreksi sebelumnya karena investor khawatir atas waktu kenaikan suku bunga oleh Federal Reserve (The Fed).

Dikutip dari Reuters, harga emas di pasar spot sedikit berubah menjadi USD1.146,70/ons pada pagi ini. Logam mulia telah turun 0,7% pada Jumat setelah Gubernur The Fed Janet Yellen mengatakan bahwa bank sentral AS akan mulai menaikkan suku bunga tahun ini.

Data pada Jumat waktu setempat menunjukkan bahwa produk domestik bruto (PDB) AS naik 3,9% pada kuartal II, naik dari sebelumnya 3,7%.

Kepemilikan emas di SPDR Gold Trust naik 0,57% ke 684,14 ton pada Jumat. Di antara logam mulia lainnya, platinum mantap pada hari ini, setelah membukukan penurunan mingguan terbesar sejak Juli pada akhir pekan lalu.

Platinum telah jatuh ke level terendah 6,5 tahun pada pekan lalu karena kekhawatiran terhadap skandal emisi Volkswagen bisa mengurangi permintaan mobil diesel.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pandemi Covid-19 Tak...
Pandemi Covid-19 Tak Pengaruhi Minat Masyarakat Berinvestasi Emas
Harga Emas Terus Meroket...
Harga Emas Terus Meroket Usai Libur Lebaran
Harga Emas Antam Kembali...
Harga Emas Antam Kembali Meroket, Tembus Rp2,65 Juta per Gram
Dalam Jangka Menengah-Panjang...
Dalam Jangka Menengah-Panjang Kemilau Emas Diprediksi Meredup
Akhirnya, Si Kuning...
Akhirnya, Si Kuning Berkilau Lagi Hari Ini
Harga Emas Antam Tembus...
Harga Emas Antam Tembus Rp1 Juta
Berita Terkini
BPDP dan AKPY Latih...
BPDP dan AKPY Latih Petani Kotim Tingkatkan Kualitas Panen Sawit Rakyat
19 menit yang lalu
Rupiah Menguat Tipis...
Rupiah Menguat Tipis dalam Sepekan, Simak Prediksi Pekan Depan
32 menit yang lalu
Langkah Membumi 2026...
Langkah Membumi 2026 Dimulai, Hadirkan Program Sustainability yang Lebih Pop untuk Anak Muda
35 menit yang lalu
PENAS XVII 2026 Jadi...
PENAS XVII 2026 Jadi Magnet Investasi Agribisnis, KTNA dan FERACO Perkuat Kolaborasi Industri dan Teknologi Pangan Nasional
50 menit yang lalu
Industri Herbal Andalkan...
Industri Herbal Andalkan Figur Publik Perkuat Kepercayaan Konsumen
4 jam yang lalu
Tamaris Hidro Bidik...
Tamaris Hidro Bidik Dana Rp1 Triliun lewat Sukuk Ijarah
5 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved