HT: Pembangunan RI Cenderung Fokus Menengah Atas

Selasa, 06 Oktober 2015 - 15:59 WIB
HT: Pembangunan RI Cenderung...
HT: Pembangunan RI Cenderung Fokus Menengah Atas
A A A
JAKARTA - Ketua Umum Partai Perindo Hary Tanoesoedibjo (HT) menilai, pembangunan ekonomi Indonesia selama ini cenderung lebih fokus pada masyarakat menengah ke atas. Hal ini bahkan terjadi sejak masa Orde Baru 1990-an.

Dia mengatakan, kondisi ini justru menjadikan kesenjangan sosial di Tanah Air semakin melebar. Sebab, fokus pemerintah kepada masyarakat menengah atas dengan proyek-proyek besarnya tersebut membuat masyarakat di tatanan bawah selalu ketinggalan.

"‎Pembangunan ekonomi Indonesia lebih cenderung ke masyarakat menengah ke atas sejak Orde Baru. Karena sering fokus ke proyek besar, sehingga kesenjangan sosial sangat besar. Masyarakat di tatanan bawah selalu ketinggalan. Apalagi dengan kondisi kita saat ini makin kelihatan sekali," katanya dalam acara Rembuk Ekonomi Nasional HUT ke-1 Partai Perindo di XXI Club, Jakarta, Selasa (6/10/2015).

CEO MNC Group ini menuturkan, kesenjangan sosial tersebut makin kentara saat kondisi ekonomi memburuk seperti saat ini. Untuk itu, saatnya semua pihak mencari solusi dengan lebih seksama bagaimana ekonomi Indonesia lebih maksimal.

"‎Karena sebelum kejadian ekonomi melemah, kita juga banyak kontradiksi. Laut paling besar kita impor garam. Tanah subur tapi kita tidak swasembada," imbuh dia.

Menurutnya, pemerintah sudah saatnya memperhatikan masyarakat kalangan bawah khususnya para pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM). Karena yang mereka butuhkan kini hanyalah modal murah, pelatihan dan proteksi.

"‎Supaya mereka bisa tumbuh lebih cepat. Petani masalahnya lahan, akses modal. Kalau enggak punya modal, selalu berhubungan dengan tengkulak. Nelayan juga kondisinya sama," tandasnya.

Baca JUga:

HUT Ke-1, Partai Perindo Gelar Rembuk Ekonomi
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Membaca Ketahanan Ekonomi...
Membaca Ketahanan Ekonomi RI dalam Dinamika Global Kuartal III 2025
Indonesia Butuh Rp47.587,3...
Indonesia Butuh Rp47.587,3 Triliun untuk Pertumbuhan Ekonomi 8%
Bahaya! Deflasi Hantam...
Bahaya! Deflasi Hantam Ekonomi RI 5 Bulan Beruntun
Prabowo Sering Diejek...
Prabowo Sering Diejek karena Targetkan Pertumbuhan Ekonomi 8%
Pertumbuhan Ekonomi...
Pertumbuhan Ekonomi Sulawesi Selatan Kuartal I Tahun 2024
Dorong Industri Event...
Dorong Industri Event untuk Pertumbuhan Ekonomi Nasional
Berita Terkini
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
1 jam yang lalu
PLN EPI Targetkan Pengembangan...
PLN EPI Targetkan Pengembangan Bio-CNG Berbasis Limbah Sawit Dukung Transisi Energi
1 jam yang lalu
IHSG dan Rupiah Tertekan,...
IHSG dan Rupiah Tertekan, Pasar Uji Kredibilitas Sistem Keuangan Indonesia
1 jam yang lalu
Redam Sentimen Sell...
Redam Sentimen 'Sell Indonesia', Ini Saran dari Ekonom
2 jam yang lalu
Soroti Pelemahan Rupiah,...
Soroti Pelemahan Rupiah, BADKO HMI Jatim Dorong Evaluasi Kebijakan Moneter
3 jam yang lalu
Kanda Dukung Afi Trending...
'Kanda Dukung Afi' Trending Global Jelang Pemilihan Ketum Hipmi
3 jam yang lalu
Infografis
7 Kolonel TNI AL Pecah...
7 Kolonel TNI AL Pecah Bintang, Ada Dankopaska Koarmada RI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved