Buang Limbah di Sungai, Rizal Sebut Freeport Serakah
Kamis, 08 Oktober 2015 - 15:02 WIB
Buang Limbah di Sungai, Rizal Sebut Freeport Serakah
A
A
A
JAKARTA - Menteri Koordinator (Menko) bidang Kemaritiman Rizal Ramli menyebut PT Freeport Indonesia serakah lantaran melakukan pencemaran lingkungan dengan membuang limbah hasil tambangnya di Sungai Amugme, Papua.
Dia mengatakan, limbah tambang Freeport yang mengandung mercury itu mencemari lingkungan dan banyak memakan korban. Namun, bukannya membayar denda atas pencemaran itu, Freeport justru menyogok para pejabat di Indonesia agar terbebas dari denda tersebut.
"Kalau mereka patuh good governance, enggak ada susahnya bayar limbah, tapi karena greedy (serakah) enggak mau bayar. Terus payung hukum Indonesia lemah," katanya di Balai Sudirman, Jakarta, Kamis (8/10/2015).
Padahal, Amerika Serikat (AS) pernah menjatuhkan denda puluham miliar dolar AS (USD) kepada British Petroleum yang menumpahkan minyak di Teluk Meksiko, Amerika Latin. Namun, Freeport di Indonesia justru melenggang bebas meskipun banyak mencemari lingkungan di Tanah Rajawali.
"Ini karena pejabat Indonesia gampang disogok. Dari pada bersihkan limbah, bayar aja pejabatnya, nego aja ama pejabatnya," tandas Rizal.
Dia mengatakan, limbah tambang Freeport yang mengandung mercury itu mencemari lingkungan dan banyak memakan korban. Namun, bukannya membayar denda atas pencemaran itu, Freeport justru menyogok para pejabat di Indonesia agar terbebas dari denda tersebut.
"Kalau mereka patuh good governance, enggak ada susahnya bayar limbah, tapi karena greedy (serakah) enggak mau bayar. Terus payung hukum Indonesia lemah," katanya di Balai Sudirman, Jakarta, Kamis (8/10/2015).
Padahal, Amerika Serikat (AS) pernah menjatuhkan denda puluham miliar dolar AS (USD) kepada British Petroleum yang menumpahkan minyak di Teluk Meksiko, Amerika Latin. Namun, Freeport di Indonesia justru melenggang bebas meskipun banyak mencemari lingkungan di Tanah Rajawali.
"Ini karena pejabat Indonesia gampang disogok. Dari pada bersihkan limbah, bayar aja pejabatnya, nego aja ama pejabatnya," tandas Rizal.
(izz)
Lihat Juga :