Pengusaha Percaya pada Prospek Ekonomi China
Jum'at, 16 Oktober 2015 - 11:17 WIB
Pengusaha Percaya pada Prospek Ekonomi China
A
A
A
BERLIN - Pengusaha China percaya pada prospek pertumbuhan ekonomi negaranya. Mereka menilai China masih memiliki potensi pertumbuhan besar dan ruang yang cukup untuk menjalin kerja sama dengan mitra asing.
Guo Guangchang, ketua Fosun International Limited, salah satu perusahaan investasi terbesar di China menegaskan kepercayaan dirinya pada prospek ekonomi China meskipun terjadi penurunan baru-baru ini.
Seperti dikutip dari China Daily, Jumat (16/10/2015), dia membuat pernyataan dalam pertemuan bisnis di Jerman yang dihadiri sekitar 20 pengusaha China dan perwakilan dari industri Jerman dan pebisnis terkemuka.
Menurut Guangchang, potensi konsumsi di China tetap tinggi. Hal ini bersmaan dengan penurunan harga komoditas dan biaya pendanaan untuk usaha kecil dan menengah, akan memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi di tahun-tahun mendatang.
Dia mengatakan, China dan Jerman harus saling bekerja sama. Pada Juli tahun ini, Fosun mengakuisisi saham mayoritas bank swasta Jerman Hauck & Aufhaeuser (H & A). "Kami ingin memperluas investasi kami di Jerman," katanya.
Guangchang menambahkan, perusahaannya telah membangun jaringan global bank swasta dengan aset USD100 miliar.
Wu Yajun, ketua Longfor Properties mengatakan, proses urbanisasi berkelanjutan di China akan merangsang pertumbuhan yang tidak boleh dianggap remeh.
Dia mengatakan, karena semakin banyak orang pindah ke kota-kota di China, konsumsi swasta akan didorong, menciptakan pasar besar untuk produk-produk berkualitas tinggi dan layanan yang ditawarkan perusahaan-perusahaan China dan asing.
"Jumlah orang yang kami layani di kota-kota China akan meningkat menjadi satu juta dalam dua tahun dari 600.000 sekarang," kata taipan real estate ini.
Xu Jinghong, ketua Tsinghua Holdings melihat bahwa startups baru cepat muncul di dua tahun terakhir. "Sejak 2014, China telah melihat sekitar 10.000 usaha kecil baru yang muncul setiap hari," ujarnya.
Perusahaan-perusahaan baru semangat akan membuka jalan bagi pertumbuhan jangka panjang ekonomi China. "Inovasi akan menjadi kekuatan pendorong penting di China," kata Ma Weihua, presiden klub Pengusaha China.
Guo Guangchang, ketua Fosun International Limited, salah satu perusahaan investasi terbesar di China menegaskan kepercayaan dirinya pada prospek ekonomi China meskipun terjadi penurunan baru-baru ini.
Seperti dikutip dari China Daily, Jumat (16/10/2015), dia membuat pernyataan dalam pertemuan bisnis di Jerman yang dihadiri sekitar 20 pengusaha China dan perwakilan dari industri Jerman dan pebisnis terkemuka.
Menurut Guangchang, potensi konsumsi di China tetap tinggi. Hal ini bersmaan dengan penurunan harga komoditas dan biaya pendanaan untuk usaha kecil dan menengah, akan memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi di tahun-tahun mendatang.
Dia mengatakan, China dan Jerman harus saling bekerja sama. Pada Juli tahun ini, Fosun mengakuisisi saham mayoritas bank swasta Jerman Hauck & Aufhaeuser (H & A). "Kami ingin memperluas investasi kami di Jerman," katanya.
Guangchang menambahkan, perusahaannya telah membangun jaringan global bank swasta dengan aset USD100 miliar.
Wu Yajun, ketua Longfor Properties mengatakan, proses urbanisasi berkelanjutan di China akan merangsang pertumbuhan yang tidak boleh dianggap remeh.
Dia mengatakan, karena semakin banyak orang pindah ke kota-kota di China, konsumsi swasta akan didorong, menciptakan pasar besar untuk produk-produk berkualitas tinggi dan layanan yang ditawarkan perusahaan-perusahaan China dan asing.
"Jumlah orang yang kami layani di kota-kota China akan meningkat menjadi satu juta dalam dua tahun dari 600.000 sekarang," kata taipan real estate ini.
Xu Jinghong, ketua Tsinghua Holdings melihat bahwa startups baru cepat muncul di dua tahun terakhir. "Sejak 2014, China telah melihat sekitar 10.000 usaha kecil baru yang muncul setiap hari," ujarnya.
Perusahaan-perusahaan baru semangat akan membuka jalan bagi pertumbuhan jangka panjang ekonomi China. "Inovasi akan menjadi kekuatan pendorong penting di China," kata Ma Weihua, presiden klub Pengusaha China.
(izz)
Lihat Juga :