Dampak Boikot Produk Tisu RI oleh Singapura Tak Signifikan

Selasa, 20 Oktober 2015 - 11:56 WIB
Dampak Boikot Produk...
Dampak Boikot Produk Tisu RI oleh Singapura Tak Signifikan
A A A
JAKARTA - Menteri Perdagangan (Mendag) Thomas Trikasih Lembong mengungkapkan bahwa dampak yang ditimbulkan akibat ditarik dan diboikotnya produk tisu Indonesia oleh Singapura tidak signifikan.

Dia mengatakan, pemboikotan yang dilakukan sedianya dilakukan oleh jaringan supermarket (retailer) Singapura dan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM). Pemboikotan tersebut hanya dalam ranah bisnis (business to business/B to B).

"Setahu saya boikot (tisu Indonesia) itu dilakukan oleh retailer dan LSM, bukan pemerintah. Itu B to B dan bukan government to government (G to G)," katanya di Hotel Borobudur, Jakarta, Selasa (20/10/2015).

Tom mengaku, pihaknya saat ini belum mempelajari perusahaan Indonesia yang terkena boikot retailer Singapura tersebut. Sejauh ini, Kementerian Perdagangan juga belum melakukan tindakan apapun untuk merespon pemboikotan itu.

"Say belum pelajari perusahaan yang kena boikot, belum terlalu signifikan. Pasti dipantau dan diperhatikan, tapi kita juga tidak bisa tindak semua hal," imbuh dia.

Menurutnya, pemerintah sejauh ini lebih cenderung untuk memperbaiki asal masalah dari aksi pemboikotan tersebut, yaitu kebakaran hutan dan kabut asap yang terjadi di Indonesia.

"Kalau saya pribadi, cenderung ke akar masalah bagaimana fokusnya. Bukan hanya masalah sesaat seperti boikot," tandasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, jaringan supermarket terbesar di Singapura NTUC FairPrice menarik tisu dan produk lainnya dari Asia Pulp&Paper di supermarket mereka pasca perusahaan tersebut termasuk di antara nama-nama yang bertanggung jawab atas kebakaran hutan dan kabut asap.

NTUC FairPrice menarik produk-produk tisu Indonesia pada Rabu (7/10/2015) pukul 17.00 waktu Singapura mengikuti larangan sementara dari Dewan Lingkungan Singapura atas produk-produk Asia Pulp&Paper, seperti merek Paseo, Nice, dan Jelly.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkini
Mandatori B50 Buka Peluang...
Mandatori B50 Buka Peluang Swasembada Energi dan Jadikan Indonesia Pionir Energi Bersih
46 menit yang lalu
Bitcoin Melemah Usai...
Bitcoin Melemah Usai FOMC, Indodax Ingatkan Manajemen Risiko
1 jam yang lalu
Pascadamai AS-Iran:...
Pascadamai AS-Iran: Kapal Raksasa Ini Tembus Selat Hormuz, Krisis Energi Global Mulai Mereda?
1 jam yang lalu
BEI Tegaskan MSCI Belum...
BEI Tegaskan MSCI Belum Putuskan Status Pasar Saham RI
2 jam yang lalu
Rupiah Hari Ini Masih...
Rupiah Hari Ini Masih Terseok-seok ke Posisi Rp17.804 per Dolar AS
2 jam yang lalu
JustMarkets Luncurkan...
JustMarkets Luncurkan Trading Saham SpaceX untuk Klien
3 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved