APBN 2016 Diketok, Jokowi Minta Pemerintah Gelar Tender

Senin, 02 November 2015 - 16:34 WIB
APBN 2016 Diketok, Jokowi...
APBN 2016 Diketok, Jokowi Minta Pemerintah Gelar Tender
A A A
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta pemerintah segera melakukan lelang dan membuka tender pasca diketoknya Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) 2016. Ini agar perekonomian Indonesia tidak terkontraksi lantaran tidak ada uang yang beredar di masyarakat.

Hal tersebut dikatakan Jokowi dalam pembukaan sidang kabinet paripurna membahas APBN 2016 di Istana Negara, Jakarta hari ini.

Dia mengatakan, proses tender dan lelang harus segera dimulai terutama yang berkaitan dengan belanja modal dan infrastruktur. ‎Dengan demikian, pada Januari 2016 sudah bisa menandatangani kontrak dan uang muka sudah bisa dikeluarkan.

"‎Ini segera dilelang, ditenderkan, sehingga pada Januari tandatangan kontrak langsung uang muka sudah bisa keluar, kita enggak mau terjadi kontraksi pertumbuhan ekonomi gara-gara keterlambatan kita dalam melaksanakan pekerjaan yang berkaitan belanja modal utamanya infrastruktur," kata dia di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (2/10/2015).

Sementara, sambung Jokowi, saat ini penyerapan anggaran untuk APBN 2015 mencapai angka 70%. Dia berharap, pada sisa waktu dua bulan ini pemerintah dapat segera menyerap anggaran tersebut.

"Ini sudah November, sebentar lagi Desember, laporan Menkeu serapan anggaran sudah mencapai 70%, masih sisa waktu November dan Desember. Saya harapkan saudara konsen untuk melihat secara detail yang bisa secepatnya dilakukan untuk yang berkaitan dengan serapan anggaran ini segera putuskan dan lakukan," tegasnya.

Mantan Gubernur DKI Jakarta ini mengatakan, serapan anggaran tahun ini bisa mencapai target hingga sekitar 94%. "‎Sehingga target serapan anggaran 2015 segera bisa kita lakukan dan target antara 92% sampai 94% benar-benar bisa kita capai," tandasnya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Koleksi UT Terbaru Sematkan...
Koleksi UT Terbaru Sematkan Karya dari Mendiang Seniman Amerika
APBN 2026 Disetujui...
APBN 2026 Disetujui DPR, Belanja Negara Tembus Rp3.842,72 Triliun
Leader Jupiter 2016...
Leader Jupiter 2016 Jadi Kadisops Lanud Adisutjipto
Kasus Asabri, Dirut...
Kasus Asabri, Dirut Periode 2011-2016 Diperiksa Kejagung
Kiprah 4 Pelatih Asing...
Kiprah 4 Pelatih Asing PSM Makassar sejak 2016
Pemkab Klungkung Raih...
Pemkab Klungkung Raih Sertifikat SNI ISO 37001: 2016
Berita Terkini
Ukir Sejarah, BPS-PT...
Ukir Sejarah, BPS-PT Pos Indonesia Luncurkan Sampul Peringatan Edisi Khusus Sensus Ekonomi 2026
29 menit yang lalu
K-SIGN KKP di Rote Ndao...
K-SIGN KKP di Rote Ndao NTT, RI Bersiap Swasembada Garam Industri
2 jam yang lalu
Diserbu 3.800 Pengunjung,...
Diserbu 3.800 Pengunjung, PINDEX 2026 Disambut Antusias
2 jam yang lalu
Purbaya Desak Seluruh...
Purbaya Desak Seluruh Transaksi di Pelabuhan Pakai Rupiah: Kalau Ada Dolar, Saya Hajar!
2 jam yang lalu
Bank Mandiri Taspen...
Bank Mandiri Taspen Dorong Pensiunan Tetap Produktif dan Sejahtera
2 jam yang lalu
Personal Branding Berbasis...
Personal Branding Berbasis Kepercayaan Jadi Kunci Peluang Bisnis
3 jam yang lalu
Infografis
9 Poin Penegasan Rektor...
9 Poin Penegasan Rektor UGM terkait Ijazah Jokowi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved