Harga Minyak Mendidih Setelah Komentar OPEC

Selasa, 10 November 2015 - 09:46 WIB
Harga Minyak Mendidih...
Harga Minyak Mendidih Setelah Komentar OPEC
A A A
TOKYO - Harga minyak mentah mendidih pada awal perdagangan Asia hari ini setelah Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC) memperkirakan pasar akan lebih seimbang pada tahun depan dan Departemen Energi Amerika Serikat (AS) menyatakan produksi dalam negeri cenderung jatuh selama delapan bulan berturut-turut.

Minyak mentah AS naik 19 sen menjadi USD44,06/barel setelah terkoreksi sekitar 1% pada hari ini menjadi USD43,87 untuk penurunan empat hari berturut-turut. Minyak mentah Brent naik 11 sen menjadi USD47,30/barel. Minyak tergelincir 0,5% pada hari ini menjadi USD47,19/barel, juga jatuh selama empat hari perdagangan berturut-turut.

Penurunan harga sebelumnya dipicu bukti penimbunan, tapi komentar Sekretaris Jenderal OPEC Abdullah al-Badri memberikan dorongan pada harga minyak di pasar.

"Ekspektasinya pasar akan kembali lebih seimbang pada 2016," kata al-Badri dalam pidato di ibukota Qatar, Doha seperti dilansir dari Reuters, Selasa (10/11/2015).

Dia menuturkkan, permintaan minyak global mempertahankan pertumbuhan yang sehat baru-baru ini. Menurut dia, suplai minyak dari negara non-OPEC berkurang, dengan permintaan untuk minyak mentah OPEC mengalami kenaikan.

Badri mengatakan bahwa sebagian besar kenaikan pasokan minyak dalam beberapa tahun terakhir didukung produksi biaya tinggi. Sementara berdasarkan perkiraan Administrasi Informasi Energi AS (EIA), produksi minyak turun untuk bulan kedelapan berturut-turut pada Desember.

Total produksi menurun 118.000 barel per hari (bph) pada Desember, penurunan bulanan terbesar sejak Desember 2014 menjadi 4,95 juta bph.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Stok Seret Bikin Harga...
Stok Seret Bikin Harga Minyak Mentah Dunia Terkerek Naik
Amerika Buka Pembatasan,...
Amerika Buka Pembatasan, Harga Minyak Akan Terus Naik
Harga Minyak Ambrol...
Harga Minyak Ambrol 9% dalam Sepekan, Minggu Depan Gimana?
Harga Minyak Mentah...
Harga Minyak Mentah Dunia Melayang Dekati Posisi USD70 Per Barel
OPEC Bakal Jaga Harga...
OPEC Bakal Jaga Harga Minyak Mentah Dunia di Posisi USD70 per Barel
Tumbuh 173%, Komoditas...
Tumbuh 173%, Komoditas Minyak Mentah Jadi Primadona di 2021
Berita Terkini
Kanda Dukung Afi Trending...
'Kanda Dukung Afi' Trending Global Jelang Pemilihan Ketum Hipmi
18 menit yang lalu
Heboh Sell Indonesia...
Heboh 'Sell Indonesia' saat Rupiah-IHSG Terpuruk, Muncul Sosok Lama Bikin Kepercayaan Runtuh
40 menit yang lalu
Raih Predikat Tertinggi...
Raih Predikat Tertinggi IRCA Dua Kali Berturut-turut, GDPS Tegaskan Budaya Kepatuhan
1 jam yang lalu
Acaraki Jamu Festival...
Acaraki Jamu Festival 2026 Dorong Jamu Jadi Penggerak Ekonomi Nasional
2 jam yang lalu
Purbaya Gelontorkan...
Purbaya Gelontorkan Rp11 Triliun Stabilkan Pasar SBN di Pasar Sekunder
2 jam yang lalu
Dukung Industri Kreatif,...
Dukung Industri Kreatif, Joshua Khubani Siapkan Investasi USD100 Juta
6 jam yang lalu
Infografis
Iran Paksa AS Terima...
Iran Paksa AS Terima Kekalahan setelah 40 Hari Berperang, Ini 10 Poin Gencatan Senjata
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved